Jokowi Tegaskan Tidak Akan  Keluarkan Perppu KPK

282

JAKARTA (Garudanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK), sebagaimana desakan sejumlah pihak agar menerbitkan Perppu tersebut.

Hal itu menyusul penolakan  sejumlah RUU seperti RUU Perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang merupakan inisiatif  DPR RI.

Saat dikonfirmasi apakah dia berencana menggunakan hak konstitusional menerbitkan Perppu KPK, Jokowi menjawab singkat saja. “Enggak ada,” jawab Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9).

BahkanPresiden Jokowi menyarankan agar menyampaikannya kepada DPR RI.

Sebelumnya,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menunda menunda pengesahan sejumlah rancangan undang-undang (RUU).

“RUU Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU KUHP itu (saya minta) ditunda pengesahannya untuk bisa mendapatkan masukan-masukan, mendapatkan substansi-substansi yang lebih baik,” kata Presiden Jokowi usai menerima pimpinan DPR, ketua fraksi DPR, dan ketua komisi DPR di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9) malam.

Untuk itu, Presiden menyampaikan harapannya agar pembahasan sejumlah RUU tersebut dapat dilakukan oleh DPR periode mendatang sehingga dapat menjaring sebanyak-banyaknya aspirasi masyarakat. “Saya sampaikan agar sebaiknya masuk nanti ke DPR RI berikutnya,” ucap Presiden. (Red)

 

 

Anda mungkin juga berminat