Menhub Sebut Transportasi Massal di Ibu Kota Baru Bakal Berbasis Listrik

244

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemerintah akan menerapkan sistem transportasi massal berbasis listrik di ibu kota baru, yakni wilayah administratif Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi Karya saat menghadiri Pembukaan Pameran Indotrans Expo 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat, (13/9).

Menurutnya, pembangunan sistem transportasi berbasis listrik, seperti LRT, sesuai dengan konsep ibu kota baru yang diinginkan pemerintah, yakni bebas polusi dan ramah lingkungan.

“Kota baru yang ada di Kalimantan Timur itu kami harapkan menjadi kota masa depan, di mana kita mengaplikasikan transportasi berbasis listrik,” kata Budi.

Menhub menjelaskan bahwa nantinya akan ada tiga bandara yang terhubung ke ibu kota baru. Saat ini wilayah ibu kota baru telah terkoneksi oleh dua bandara, yakni Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Untuk bandara ketiga, Menhub menilai investasi akan dilakukan pihak swasta. Di sisi lain, pemerintah akan mengkoneksikan ketiga bandara tersebut dengan kereta LRT menuju pusat kota dan Kawasan Berorientasi Transit (TOD).

“Kami tinggal mengkoneksikan antara Samarinda ke Balikpapan dengan kereta LRT. Dari situ, di tengahnya ada kota baru. Kota baru kami rancang semuanya menggunakan listrik, dari titik TOD ke arah pusat kota,” kata Menhub. (red)

 

Anda mungkin juga berminat