Presiden Sebut Saling Memaki dan Menghina Bukan Budaya Indonesia

149

JAKARTA (Garudanews.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa saling menghina, saling memaki, dan saling menjelekkan bukanlah budaya Indonesia. Ia menyebutkan, budaya Indonesia adalah budaya penuh kebersamaan, budaya yang penuh toleransi, budaya yang penuh kegotongroyongan.

Presiden menyindir sebagian masyarakat yang menggunakan alasan mengkritisi, kritik. Namun, yang terjadi tidak bisa membedakan kritik dan menjelekkan, nggak bisa membedakan kritik dan menghina.

“Kita ini sudah banyak yang lupa mengenai itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Konsultasi Nasional XIII Tahun 2019 Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (6/9) sore.

Kepala Negara mengaku sedih kadang-kadang kalau membaca media sosial (medsos), media online saat tengah malam perjalan dari Jakarta ke Bogor sambil mendengarkan musik rock.

“Kok isinya seperti ini, sedih saya kadang-kadang,” ucap Jokowi.

Diakui Presiden Jokowi hampir semua negara sekarang mengalami sebuah goncangan karena keterbukaan yang tidak bisa dihambat, peraturan regulasi belum ada, teknologinya sudah masuk.

“Inilah fenomena saat ini yang sekali lagi harus kita respon dengan baik. Kita sadarkan pada lingkungan-lingkungan kita sehingga kita sadar semuanya kembali lagi betapa pentingnya sebuah kasih dan sayang,” tutur Presiden. (Wan)

 

Anda mungkin juga berminat