Tiga Aspek Dinilai Tim Surveior Akreditasi Puskesmas

470

BEKASI, (Garudanews.id) – Tim penilai akreditasi menyambangi UPTD Puskesmas Bekasi Jaya. Mereka mengadakan survei selama 3 (tiga) hari di Puskesmas tersebut untuk melihat fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat mulai 16 sampai 18 September 2019.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Tanti Rohilawati mendatangi Puskesmas Bekasi Jaya dan melihat secara langsung kondisi dan pelayanan di Puskemas Bekasi Jaya.

“Semua tadi kalau laporan dari tim, pengolahan limbah sudah ada walaupun kecil, yang dibutuhkan ialah pengembangan dan SDM, nanti kita rekapitulasi untuk memenuhi kebutuhan yang ada disini,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi usai mengunjungi Puskesmas Bekasi Jaya, Bekasi Timur pada Rabu (18/09).

Tim penilai atau surveior memiliki kriteria sendiri dalam penialaian akreditasi tersebut. Selain itu, Walikota Bekasi ingin melihat secara langsung bagaimana pelayanan berjalan di Puskesmas Bekasi Jaya.

“Tidak ada catatan yang tidak maksimal seperti yang dilaporkan, makanya saya turun ini saya mau dengar sendiri, kalau kita lihat kan bagus tapi kalau mereka kan ada standarnya, setelah akumulasi standarnya hanya sdm nya saja,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bekasi juga sempat berbincang dengan tim penilai akreditasi yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI. Tiga (3) orang penilai tersebut berasal dari wilayah yang berbeda untuk menjaga independensi penilaian. Tim terdiri dari 3 (tiga) unsur yaitu ADM, UKP dan UKM.

Ketua Tim Surveior dari UKM Cedrawarda, menuturkan bahwa UPTD Puskesmas Bekasi Jaya secara keseluruhan sudah memenuhi kriteria untuk mendapatkan tingkatan tertentu. Tiga (3) aspek menjadi target penilaian yaitu Administrasi dan Managemen (Pelayanan di kantor) Upaya Kesehatan Perorangan (tekhnis pengobatan di dalam puskesmas) dan Upaya Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari 5 (Lima) program yaitu Pelayanan Kesehatan Dibidang Anak, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit Perbaikan Gizi.

“Itu upaya yang pokok esensial penilaian puskesmas, ditambah lagi dengan kalau ada pengembangan seperti yang saat ini sedang giat-giatnya penanganan usia lanjut jadi itu tiga bidang yang dinilai,” katanya

Untuk level Dasar, nilai yang didapatkan di bawah 70, Madya (75), Utama (80) dan diatas 85 persen (Paripurna).

“Nilai itu nanti hasilnya ada beberapa macam kelulusan, bila nanti nilainya paling baik dari tiga bidang adalah paripurna,” tambahnya.

Secara keseluruhan Puskesmas Bekasi Jaya dinilai layak menyandang kriteria tertentu untuk wilayah Kota/Kabupaten.

“Tapi kalau dari aspek penilaian sudah cukup bagus dan cukup tertata, namun ada beberapa hal yang belum memenuhi standar akreditasi secara nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Bekasi Jaya Kartini Ekowati berharap Puskesmas Bekasi Jaya akan mendapatkan nilai yang memuaskan dalam Akreditasi yang sudah dinilai selama 3 hari oleh tim penilai.

Namun, akreditasi diharapkan bukan hanya untuk mengejar nilai tertentu, tapi dapat meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat. Mutu tersebut meliputi pelayanan dan fasilitas yang diberikan untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat pada tingkat kelurahan. (Mam)

Anda mungkin juga berminat