Warga Perum Bukit Cimanggu City Kembali Tagih Komitmen Pemilik Catering

223

Kota Bogor (Garudanews.id) – Keberadaan Catering di Perumahan Bukit Cimanggu City ( BCC ) milik Yusuf Dardiri kembali mendapat kecaman dari warga sekitar. Warga melakukan aksi dengan membentangkan spanduk bertuliskan tudingan ingkar janji kepada pemilik catering, malam ini, Minggu 22/09.

Pasalnya Pada tanggal 17 Agustus 2019, pemilik Catering, Yusuf Dardiri di depan seluruh pengurus dan warga RT 002/11 telah sepakat untuk mengembalikan fungsi rumah yang ada di Blok M3 No 21 menjadi tempat tinggal terhitung tanggal 31 Agustus 2019, namun hingga hari ini kesepakatan itu tidak di indahkan.

Kepada Garudanews.id, Sukirman, Sekretaris Rt.02/11, mengatakan, warga menagih janji itu. ” Kesepakatan pada tanggal 17 Agustus itu di tanda tangani di atas Materai bersama seluruh pengurus RT, namun faktanya hingga hari ini catering tetap beroperasi ” ujarnya.

Warga menganggap Yusuf telah mengingkari janji dari kesepakatan yang sudah di tanda tangani. ” ini artinya kan Pak Yusuf sudah ingkar Janji ” tudingnya.

” Kami para pengurus RT dan warga sudah sangat sangat kooperatif dalam menyikapi masalah catering ini, mulai dari teguran yang pertama sampai yang ketiga sudah kita sampaikan, itu juga tidak di gubris oleh Pak Yusup ” tandas Sukirman di amini warganya.

Salah satu warga setempat Reza, menyayangkan ketidak tegasan sikap dari Polisi Pamong Praja Kota Bogor yang tidak segera melakukan tindakan.
” Sudah jelas dan nyata keberadaan catering itu melanggar aturan dan Perda, tapi masih saja didiamkan”, ujarnya kesal

Reza mencium ada hal Yang tidak beres dalam penyikapan masalah ini. ” Contohnya adalah surat pemanggilan yang di tujukan kepada Bapak Yusuf Dardiri oleh Pol. PP Nomor 182.1/Gakperda/ IX/ 2019 T
Tertanggal 05 September 2019.
Yang datang ke Pol. PP itu bukan Pak Yusuf, tapi anak buahnya. Selain itu, dari hasil pemanggilan tersebut, Pol PP sebagai SKPD yang menangani mengenai masalah penegakan Perda, tidak mempersoalkan bahkan mengesampingkan mengenai masalah Izin Lingkungannya dan Dokumen Tanggal 17 Agustus 2019 itu” terangnya.

Sampai saat ini warga masih melihat dan menunggu Itikad baik Yusuf untuk menghentikan operasi catering miliknya sesuai kesepakatan yang telah di buat bersama. ” Kalau memang masih berlanjut, ya kita akan laporkan masalah ini ke pihak yang berwajib, karena jelas, Surat Pernyataan yang di tanda tanganin oleh Yusuf Dardiri bersama sama dengan para pengurus RT tertanggal 17 Agusutus masuk kategori Pidana” Tambah Reza.

Sementara itu, Kabid Gakperda Pol. PP Kota Bogor Dani Setiawan, Saat di hubungi kontributor Garudanews.id mengatakan masih melakukan pendalaman dann akan melakukan tindakan tegas.

” Kita tidak akan pernah memandang bulu dalam penegakan Perda di kota Bogor ” tegasnya.

Pemilik Catering saat didatangi kontributor Garudanews.id tidak ada di tempat, sementara karyawan yang di temui tidak berani memberikan komentar. Cj.

Anda mungkin juga berminat