AHY Gagal Jadi Menteri Lantaran Demokrat Main Dua Kaki

213

JAKARTA (Garudanews.id) – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Aria Bima menampik tudingan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief yang menyebut ada peran PDIP dibalik gagalnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Soal gagalnya Demokrat masuk ke kabinet Jokowi, dia menilai itu lantaran cara politik Demokrat yang main di dua kaki. Bima meminta Demokrat, termasuk Andi Arief, untuk introspeksi diri sebelum menyalahkan orang lain.

“Perlu ada komprehensif ke dalam. Bagaimana Andi Arief dengan Demokrat tidak pernah tegas mengambil sikap. Kalau berkaca dari sikap politik selama pilpres, jelas terkesan tidak tegas yang oleh karenanya publik menyebut sebagai politik 2 kaki,” tutur Bima Balum lama ini.

“Karena itu silahkan dengan 2 kakinya itu menjadi penyeimbang di luar kabinet. Tidak perlu dikaitkan dengan ibu Mega segala. Terlalu naif dan sentimentil, lebay banget sih,” imbuh Bimo.

Terkait hal ini, Bimo menilai sikap Ketum Gerindra Prabowo Subianto jauh lebih dihargai. Tak heran Jokowi memilih menampung Prabowo sebagai menteri, meski di Pilpres merupakan rival.

“Lebih menghormati Pak Prabowo yang punya sikap. Bu Mega lebih menghormati sikap yang tegas,” kata Bima.

Eks anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini juga membantah Megawati memiliki dendam ke AHY.

Bahkan menurut Bima, Megawati menganggap AHY sebagai salah satu tokoh muda masa depan bangsa.

“Saya tidak melihat soal Agus ini karena dendam, karena Bu Mega melihat sosok Agus ini sebagai harapan pemimpin masa depan,” ucapnya. (DRA)

Anda mungkin juga berminat