Aktivis Kontroversial Puncak Bogor, Maju Di Pilkades

545

Kabupaten Bogor (Garudanews.id) – Aktivis kontroversial Puncak Bogor, Iman Sukarya, maju di Pilkades Desa Kopo, Kecamatan Cisarua 2019 – 2025. Iman mengusung slogan Kopo Beriman, yang di artikan Desa Kopo Bersih, Indah, Mandiri, Agamis dan Nyaman.

Dalam orasi di kampanyenya hari ini, Senin, 28/10, Iman mengingatkan kembali arti penting dari kebersihan dan keindahan serta kemandirian. ” Banyak anggaran desa yang bisa kita kelola bersama untuk kesejahteraan masyarakat luas. Dan saya akan menjadikan Desa Kopo menjadi Desa yang Bersih, Indah, Mandiri, Agamis dan Nyaman ” ujarnya.

Iman yang selama ini dikenal sebagai aktivis dari LSM Ikkpas, adalah anak mantan Kepala Desa Kopo beberapa periode tahun yang lalu. Dan selama ini menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang berhubungan dengan pemerintahan dan Lingkungan Hidup di Kabupaten Bogor.

Iman bercita – cita menjadikan warga Desa Kopo bisa berproduksi untuk menjadi warga yang mandiri dan sejahtera. ” Banyak potensi yang bisa kita garap, pasar kita dekat, dan berpeluang untuk kita ekspan keluar kota bahkan ke luar negeri” paparnya.

Dalam menjadikan desa yang mandiri, Iman bertekad untuk menjadikan Desa Kopo sebagai salah satu desa yang mempunyai produk buah buahan. ” Banyak jenis pohon buah yang cocok kita tanam di desa kita. Dari mulai Jeruk, Pepaya, Alpukat dan lain – lain. Nanti kita bagi bibit – bibit buah dalam jumlah banyak. Kita harapkan dalam waktu 2 tahun, Desa Kopo sudah mempunyai komodity buah. Kita bisa jual dalam bentuk buah segar bisa pula kita olah menjadi minuman atau makanan kemasan. Yang tentu nilai tambahnya lebih banyak lagi” tambahnya.

Lebih lanjut, Iman mengatakan, selain bidang pertanian, untuk menumbuhkan ekonomi desa, dia akan membuat minimarket desa melalui BUMDES. ” Dengan Minimarket Desa, maka warga bisa belanja ke minimarket tersebut yang pada akhirnya hasil keuntungannya akan bisa dinikmati masyarakat” terang Iman.

Pilkades serentak di Kabupaten Bogor akan di gelar pada hari Minggu, 3 November 2019. Ratusan Desa akan menggelar hajatan demokrasi yang sudah berjalan turun temurun di seluruh tanah air. ( Cj )

Anda mungkin juga berminat