Anies Sebut Jadi Gubernur DKI 2 Tahun Serasa Puluhan Tahun

271

JAKARTA (Garudanews.id) – Dua tahun kepemimpinan gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan di ibukota mendapatkan perhatian khusus dari sejumlah LSM dan aktivis di Jakarta.

Persoalan kebudayaan, ekonomi, pendidikan, kesehatan serta hal lainnya yang ada di DKI tidak luput menjadi sorotan sejumlah LSM dan aktivis di DKI Jakarta.

Anis pun mengakui, perlunya kerja keras dan kerjasama untuk menyelesaikan persoalan itu. sebeb, kata Anies, menjadi gubernur selama 2 tahun seerasa seperti sudah puluhan tahun.

“Berbeda dengan jabatan menjadi menteri. Kita membawahi seluruh kebijakan di tanah air, tapi hanya fokus pada satu sektor. Sementara ketika kita menjadi gubernur, memimpin hanya satu wilayah. Namun kebijakan yang harus diambil seluruh persoalan yang ada di Jakarta. Itu yang sangat dahsyat,” beber Anis dalam sambutannya di acara syukuran LSM dan aktivis DKI di Putri Duyung Ancol, Rabu (16/10) malam.

Kebijakan yang meliputi semua sektor itu, berimbas pada persoalan pengambilan kebijakan yang harus dipertimbangkan secara matang dan cepat. Sehingga, efek yang ditimbulkan kekurangan dan kelebihan dari satu tindakan.

Anis berharap, dengan kritik dan saran yang disampaikan para aktivis di dua tahun memimpin Jakarta. Akan menjadi solusi mengatasi persoalan warga Jakarta.

“Memasuki dua tahun ini mari kita nikmati perkembangan dan kemajuan yang ada. Sambil kita perbaiki segala kekurangan untuk menjadi lebih baik di masa mendatang,” ujar Anis yang disambut aplaus hadirin.

Deklarator Matbagan, Sugiyanto menilai dua tahun kepemimpinan Anis diperlukan terobosan.Orang nomor satu di Jakarta itu harus berani menindak orang-orang yang kerap menggunakan aset pemda secara seenaknya.

Dari data yang dimilikinya, aset Pemda dipergunakan oleh sejumlah pengembang yang merugikan Pemda hingga triliunan.

“Kedepan hal ini jangan dibiarkan berkembang. Gubernur harus memiliki tim work yang maksimal. Wali Kota, BUMD harus mendukung gubernur. Karena sejujurnya aset Pemda harus dijaga sebaik-baiknya agar tidak menguntungkan sebagian orang,” tandasnya.(hnn)

Anda mungkin juga berminat