Begini Pendapat Ahli Soal Informasi Minyak Curah Tak Bergizi

184

BOGOR (Garudanews.id) – Dalam beberapa hari belakangan ini publik dibikin resah terkait dengan adanya imbauan pemerintah agar masyarakat tak menggunakan minyak curah demi alasan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Medical Department Kalbe Farma, dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi membenarkan bahwa  minyak curah yang tidak ada tambahan fortifikasi, hanya kelapa sawit kurangmemiliki kandungan gizi.

“Minyak yang dijual dengan merek, produsen sudah menambah dengan fortifikasi misalnya ada tambahan gizi. Minyak curah itu tidak ada tambahan, hanya kelapa sawit,” ujar Dedy di Bogor, Selasa (8/10).

Berbeda halnya jika minyak curah telah dipakai berkali-kali dan disaring hingga warnanya kembali bening. Pada minyak ini kandungan lemaknya menjadi tidak stabil karena telah melalui pemanasan berkali-kali.

“Struktur dari lemak semakin sering dipanaskan, rantainya tidak stabil atau dikenal sebagai minyak trans. Semakin dipanaskan lemak jadi tidak stabil. Kandungan lemak trans tinggi,” papar Dedy.

Lemak trans bisa meningkatkan kolesterol jahat atau LDL yang memicu penyakit jantung, salah satu penyebab utama kematian pada pria dan wanita, serta terkait dengan risiko tinggi terhadap diabetes tipe 2.

Lebih lanjut, minyak kelapa sawit memang disarankan untuk proses memasak dengan digoreng karena tidak ada ikatan rangkap.

“Justru minyak yang ada ikatan rangkap tidak boleh untuk menggoreng. Semakin banyak ikatan rangkapnya pada saat dipanaskan akan mudah menjadi lemak trans,” pugkasnya. (rel)

 

Anda mungkin juga berminat