BNN Kota Lhokseumawe Laksanakan Kegiatan Raker Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

260

LHOKSEUMAWE(Garudanews.id) –  BNN Kota Lhokseumawe melaksanakan Kegiatan Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Aula Hotel Diana pada Kamis (24/10). Rapat Kerja yang dihadiri oleh perwakilan Instansi Pemerintah dan BUMN se-Kota Lhokseumawe ini dibuka oleh Kepala BNN Kota Lhokseumawe.

“Diperlukan sinergitas lintas sektor baik dengan instansi pemerintah maupun BUMN untuk dapat mewujudkan masyarakat Kota Lhokseumawe bersih dan terbebas dari berbagai tindak pidana penyalahgunaan dan/atau peredaran narkoba,” ungkap Kepala BNN Kota Lhokseumawe AKBP Fakhrurrozi kepada wartawan.

Ia menambahkan, untuk menangani “Darurat Narkoba” di Indonesia, Presiden telah mengeluarkan Inpres no 6 tahun 2018 tentang rencana aksi Nasional P4GN, dimana pimpinan Instansi Pemerintah K/L serta BUMN dapat menggunakan anggarannya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungannya masing-masing.

Untuk mengakselerasi pencapaian Impres tersebut, lanjut mantan Kabid Brantas BNNP Aceh ini, mutlak diperlukan adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara BNN Kota Lhokseumawe dengan Instansi Pemerintah serta BUMN.

Rapat Kerja Sinergitas Anti Narkoba ini juga menghadirkan Pemerintah Kota Lhokseumawe, yang diwakili oleh Asisten III Setdako Lhokseumawe Miswar Ibrahim.

Pemko Lhokseumawe mengharapkan peserta yang hadir dalam Rapat Kerja ini dapat menjadi duta bagi Instansinya masing-masing dalam memberantas penyalahgunaan dan/atau peredaran gelap narkoba, tegas Miswar. Mantan Plt. Sekdako ini menambahkan bahwa, Pemko Lhokseumawe telah merancang Qanun Narkotika sebagai payung hukum agar bersama BNN Kota Lhokseumawe dapat mengeliminir angka prevalensi penyalahgunaan narkoba.

Sebagai leading sektor pencegahan narkoba, BNN Kota Lhokseumawe  bersama Instansi terkait menyepakati beberapa rekomendasi sebagai rencana aksi pemberantasan di masing-masing unitnya, seperti:

1.Melakukan penyuluhan  bahaya narkoba.

2.Membentuk Penggiat Anti Narkoba.

3.Melakukan Tes Urine bagi pegawainya.

4.Menjalin kerja sama dalam bentuk MoU dengan BNN Kota Lhokseumawe. (Syahrul)

 

Anda mungkin juga berminat