Impian Janda Tiga Anak untuk Miliki Rumah Layak Huni kini Terwujud

386

ACEH UTARA – (Garudanews.id) -Ramlah (50) janda tiga anak warga desa Plue Pakam kecamatan Tanah Luas, yang hidup nya pas Pasan. Dia bersama tiga anaknya tinggal disebuah “ISTANA” yang terbuat dari pelepah rumbia, belahan bambu dan sampingan kayu yang dibelah kecil – kecil dengan beratapkan daun rumbia .

Dirinya tinggal didesa Plue pakam sudah 3 tahun lamanya, dulunya dia bersama suami dan tiga anaknya tinggal Matang Geulumpang dua kabupaten Bireuen, semenjak dirinya pisah dengan suaminya, dirinya memilih tinggal didesa Plue Pakam, dan mendirikan istananya ini.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirinya bekerja memetik hasil panen warga sekitar, dengan upah satu karungnya biji coklat sekitar 50.000 rupiah dan paling bisa didapatkan nya hanya setengah karung per harinya, sedangkan ketika musim panen coklat (Kakau) usai dirinya bekerja dikebut untuk membersihkan kebun.

Ramlah Janda yang pisah hidup dengan suaminya itu, selama ini dia belum mendapatkan bantuan apapun , baik berupa PKH maupun BPNT (bantuan pangan non tunai).

Kehadiran TMMD ( Tentara Manunggal Masuk Desa ) ke 106 Kodim 0103 Aceh Utara. Membuat dirinya merasa sangat bahagia, bagaimana tidak, impiannya untuk tinggal di rumah layak huni kini tercapai sudah.

Dimana TMMD 106 Kodim 0103 Aceh Utara di desa plue pakam kecamatan Tanah Luas, membedah dua unit RTLH ( rumah tidak layak huni ) didesa tersebut, dan salah satunya rumah milik Ramlah.

Dirinya yang selalu bermimpi untuk bisa tinggal di rumah layak huni , kini sudah tercapai, rumah 6 meter kali 6 meter yang dibangun oleh Satgas TMMD ke 106 Kodim Aceh Utara sudah mulai dikerjakan.

Pantauan media ini di lokasi TMMD 106 Kodim 0103 Aceh Utara , rumah sudah mulai dikerjakan. Satgas TMMD sangat antusias mengerjakan pembangunan rumah buk Ramlah, dimana terlihat mereka ditengah teriknya matahari tapi mereka juga tidak kendur semangat nya untuk melakukan pengecoran pondasi rumah buk Ramlah.

Pasiter Kodim 0103/Aut Kapten Chb Edi Wijaya mengatakan, ini sebagai bukti kesungguhan TNI bersama rakyat, untuk implementasinya ada dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). “Semoga pengerjaan RTLH dan Pembukaan jalan yang sedang dilaksanakan ini mendapatkan hasil yang maksimal agar dapat langsung dinikmati oleh masyarakat,” ujar Kapten Edi, Selasa (15/10).

Kapten Chb Edi Wijaya mengungkapkan bahwa salah satu bukti bukti nyata yang dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik janda tuga anak ini yakni Ibu Ramlah dan rumah Bapak Iskandar yang berada di Desa Plue Pakam. “Kita harus kebut, bekerja cepat dan serius agar hasilnya dapat maksimal, karena waktunya terbatas dan masih ada sasaran lagi yang harus segera diselesaikan,”ucap Kapten Chb Edi.

Sementara itu Ramlah yang dijumpai media ini di rumah mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan sumbangsih TNI yang sudah membangun rumah nya.

Dirinya menambahkan bahwa dirinya selalu bermimpi ingin mendirikan rumah yang layak, apalagi anak saya yang sulung sudah gadis dan apabila dia nikah nanti bisa mempunyai kamar yang bagus, dan akibat tekat ini.

” Anak saya mengadu nasib di Banda Aceh , dan sekarang bekerja di sebuah laundry di sana agar bisa membangun rumah untuk tempat tinggal kami”, cetus Ramlah sambil mengusap kedua matanya.

Lanjutnya, dan hingga kini anak saya masih bekerja di Banda Aceh dan juga belum mengetahui bahwa rumah kami telah dibangun oleh bapak-bapak TNI.

“Allah sudah mengabulkan semua keinginan kami berkat bapak-bapak TNI dan dorongan dari pak Geuchik dan juga masyarakat, sehingga rumah kami dibangun”, Ucap Ramlah.(Syahrul)

Anda mungkin juga berminat