Kejahatan Jalanan Masih Merejalela Di Kota Bekasi

397

BEKASI,(Garudanews.id) – Kota Bekasi masih rawan kejahatan jalanan. Belum lama 2 (Dua) orang wartawan menjadi korban kejahatan jalanan, kini seorang wanita yang hendak pulang kerumahnya, menjadi korban penjambretan di Perumahan Dukub Zamrud, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya pada 04 Oktober 2019.

“Pada hari dan tanggal tersebut di atas korban atas nama Anisa dan saksi atas nama Wahyu sedang mengambil uang di ATM Dukuh Zamrud dan selesai mengambil uang di ATM korban dan saksi hendak pulang kerumah dengan mengendarai sepeda motor, kemudian datang 2 (dua) orng pelaku dengan mengendarai sepeda motor,” kata Kassubag Humas Polres Metro Bekasi kota Kompol. Erna Ruswing Andari pada Senin (14/10).

Korban yang merupakan guru tersebut terkejut ketika seseorang yang tidak dikenal menghapirinya kemudian merampas barang miliknya.

“Para pelaku angsung menarik tas milik korban yang saat itu diselempangkan di badan korban hingga tas tersebut putus dan berhasil dibawa oleh pelaku,” tambahnya.

Setelah menjadi korban penjambretan, kemudian dibantu oleh seorang saksi melacak keberadaan Hp milik korban melalui GPS. Setelah diketahui lokasi pelaku dan ditangkap, saksi dan pelaku kemudian para pelaku yang diketahui berinisial RA dan ABK dibawa ke polsek Bantargebang.

“Setelah pelaku melarikan diri saksi langsung melacak GPS HP milik korban yg berada di dalam Tas korban hingga akhirnya pelaku dan barang bukti ditemukan di Bengkel mobil Cimuning,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dalam 1 (Satu ) pekan, dua orang wartawan radio juga menjadi korban kejahatan jalanan tersebut, Eko wartawan Elsinta dan Ardi wartawan Radio Dakta menjadi korban. Hingga kini pelaku masih berkliaran di jalanan dan belum ditangkap.

Polisi juga menyita barang bukti berupa dua (2) unit HP, tas milik korban serta sepeda motor.  Pelaku dikenakan pasal 363  KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Mam)

Anda mungkin juga berminat