MPR Tidak Akan Amandemen Pilpres Secara Langsung

263

JAKARTA (Garudanews.id) – Agar tidak menjadi bola liar, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tidak akan  mengamandemen sistem pemilihan Presiden RI  secara langsung. Hal tersebut dikatakan Ketua MPR Bambang Soesatyo usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (16/10).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tidak ada materi tersebut. “Tidak ada. Saya tegaskan tidak ada,” kata Bamsoet mengulang jawabannya.

Menurut politisi Golkar itu, segala sesuatunya akan ia konsultasikan dengan Presiden.

“Segala sesuatunya pasti akan kami konsultasikan kepada Pak Presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, dan salah satu stakeholder daripada bangsa kita,” kata Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo.

Jadi, tegas Bamsoet, MPR tidak dalam posisi yang buru-buru. Tetapi akan cermat betul menampung segala aspirasi sebagaimana yang disampaikan presiden yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Terkait dengan wacana amandemen

Sementara Presdien Jokowi mengingatkan, agar dalam masalah amandemen itu yang paling penting perlu kajian-kajian mendalam, perlu menampung usulan-usulan dari semua tokoh, akademisi, masyarakat.

“Yang penting usulan-usulan itu ditampung, masukan-masukan ditampung sehingga bisa dirumuskan,” tutur Presiden. Untuk itu, Presiden meminta semua pihak untuk memberian kesempatan kepada MPR untuk bekerja melakukan kajian, menampung usulan-usulan yang ada. (red)

Anda mungkin juga berminat