MUI Riau Imbau Umat Islam Waspadai Aliran Sesat

273

PEKANBARU (Garudanews.id) – Kota Pekanbaru digegerkan adanya penyebaran aliran sesat yang menamakan diri sebagai Ilmu Pelindung Kehidupan. Dimana pengikut aliran tersebut tidak mewajibkan salat serta membaca Alquran.

Pengikut Ilmu Pelindung Kehidupan mengaku beragama Islam. Namun mereka menyatakan diri tidak harus melakukan salat wajib dan membaca kitab suci Alquran. Aliran sesat itu dilaporkan oleh masyarakat ke pemerintah.

Saat ini intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang tergabung dalam tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat dan aliran kepercayaan (Pakem) tengah melakukan penyelidikan.

MUI Riau juga meminta kepada pihak terkait untuk melakukan penindakan. Kemudian, MUI Riau juga dalam waktu dekat akan menyambangi tim Pakem untuk memberikan masukan dan mengambil langkah yang diperlukan.

Ketua MUI Provinsi Riau Prof DR M Nazir Karim menjelaskan, terkait ini, perlu adanya pendalaman dan diteliti lebih lanjut.

“Kalau kita ada itu komisi yang meneliti soal itu, Komisi Fatwa serta Pengkajian dan Penelitian. Jadi nanti tim ini akan turun, tidak boleh kita hukum dulu. Karena nanti akan ada fatwanya,” ujarnya.

Kalau memang menyimpang, MUI akan secara tegas menyatakan menyimpang. Atau jika masih tergolong penyimpangan ringan, maka akan dilakukan upaya persuasif. Bisa dengan berdialog, atau dengan cara lainnya.

“Jadi begitu mekanisme yang biasa kita lakukan untuk menangani hal semacam itu,” bebernya.

Menanggapi adanya aliran sesat yang dinilai sudah meresahkan umat islam, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Provinsi Riau mengimbau masyarakat terutama umat muslim agar mewaspadai ajaran tersebut.

“MUI sudah keluarkan fatwa 10 aliran sesat. Salah satunya ajaran Islam tapi tidak wajib salat. Itu jelas menyimpang,” kata Sekretaris MUI Riau Zulhusni Domo di Pekanbaru, Minggu (6/10).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar lebih hati-hati menyikapi ajaran menyimpang tersebut dan tidak sungkan melaporkan kepada pihak berwajib. (Ant/Red)

 

 

 

Anda mungkin juga berminat