Penunjukan Menag Dipersoalkan, FK3JT Sesalkan Pernyataan PBNU

226

SURABAYA (Garudanews.id) – Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) menyayangkan pernyataan menyoroti fungsionaris Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) terkait penunjukan Menteri Agama Fachrul Razi yang dinilainya menghilangkan tradisi presiden terdahulunya yang mengangkat Menag dari kalangan Kiyai.

“Jadi kesannya NU lebih politik dari pada partai politik. Kami sangat menyayangkannya,” ujar Sekretaris FK3JT Muhammad Maftuh di Surabaya, dalam siaran persnya, Sabtu (26/10).

FK3JT menegaskan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya Presiden Joko Widodo mempercayakan pembantunya, termasuk memilih seorang Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi sebagai menteri agama di Kabinet Indonesia Maju (KIM).

“Beliau purnawirawan jenderal yang agamawan. Apalagi ini karena persoalan yang sangat mendasar di Indonesia ini adalah radikalisme dan terorisme,” ucap Maftuh.

Pihaknya menilai bahwa NU itu politiknya kebangsaan dan keumatan, bahkan sejak negara ini didirikan tidak pernah meminta-minta jabatan.

Menurut dia, apa pun keputusan Presiden Joko Widodo diyakini semuanya demi kesejahteraan rakyat Indonesia dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua PBNU Robikin Emhas mengungkapkan ia dan pengurus PBNU lainnya banyak menerima pertanyaan dari para kiai terkait Menteri Agama yang disebutnya mayoritas menuai kekecewaan.

Penunjukan Fachrul Razi sebagai Menteri Agama menuai kekecewaan dari kiai-kiai. Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, KH Robikin Emhas mengaku mendapat banyak pertanyaan dari kiai.

Menurut Robikin, para kiai paham Kementerian Agama harus berada di garda depan dalam mengatasi radikalisme berbasis agama.

“Namun, para kiai tak habis mengerti terhadap pilihan yang ada,” pungkasnya.

 

Anda mungkin juga berminat