Prabowo Bergabung ke Kabinet Jokowi, Kedua Pendukungnya Kecewa

218

JAKARTA (Garudanews.id) – Bergabungnya Ketua Umum Partai Golkar Prabowo Subianto ke dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ternyata membuat kekhawatiran sebagian besar relawan Jokowi.

Seperti diungkapkann Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas. Pihaknya mengaku kecewa dengan rencana Prabowo Subianto  bergabung di koalisi pemerintahan.

Kekecewan relawan Jokowi bukan tanpa alasan. Sebab relawan saat ini masih merasakan bagaimana kerasnya persaingan pada Pilpres 2019 lalu. Bahkan gesekan antarpendukung sempat terjadi. Namun di momen terakhir mantan Danjen Kopassusitu tiba-tiba merapat ke Koalisi Indonesia Kerja. Hal inilah yang menjadi pertanyaan besar bagi sebagian relawan Jokowi.

“Kegelisahan teman-teman menerimanya, karena secara psikologis para relawan masih terbawa kerasnya persaingan di Pilpres. Agak sulit menerima lawan yang membabi buta di Pilpres, kemudian masuk dalam koalisi. Itu yang teman-teman agak sulit menerima,” kata dia di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Umbas juga mengharapkan Gerindra memberikan benefit politik lebih besar dari partai-partai koalisi Jokowi. Relawan, kata Umbas, menginginkan Gerindra tidak menjadi musuh dalam selimut di pemerintahan Jokowi.

Relawan, kata dia, juga ingin mengetahui alasan Jokowi mengajak Partai Gerindra masuk dalam koalisi. Sebab, Umbas khawatir Prabowo Subianto akhirnya akan merusak tatanan koalisi di pemerintahan.

“Dengan posisi Prabowo yang ingin mengebu-gebu berkuasa, kemudian baik sekali dan tiba-tiba masuk koalisi yang hanya ingin posisi menteri,” ucapnya.

Sementara itu, eks relawan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi) Solo Raya menyatakan sikap keras dengan memberikan alarm peringatan kepada kedua tokoh tersebut.

Koordinator eks relawan Prabowo-sandi Solo Raya, Mudrick SM Sangidoe, menilai jika saat ini sosok idolanya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sudah melunak pada pemerintah Joko Widodo (Jokowi).

Meskipun demikian, tokoh Solo yang dikenal sebagai Panglima Mega Bintang tersebut tidak pernah merasa menyesal mendukung Prabowo-Sandi sebagai capres dan cawapres dalam Pilpres 2019.

 

 

 

 

Anda mungkin juga berminat