PT Tata Metal Lestari Jamin Produk Baja Ringan Anti Karat Bertahan Hingga Puluhan Tahun

246

CIKARANG (Garudanews.id) –  Indonesia diharapkan menjadi pemasok baja ringan yang mengutamakan kualitas barang. Saat ini pula rangka atap baja ringan sedang marak digunakan pada bangunan rumah tinggal atau residensial. Alasan yang utama karena rangka atap jenis ini anti rayap dan anti karat.

Demikian disampaikan CFO PT Tata Metal Lestari Ir Wihardjono di acara Grand Opening Pabrik, di Jalan Meranti, Delta Sillicon, Lippo Cikarang.

“Jadi kita tidak melihat baja-baja berkarat walaupun itu pagar sehingga akan lebih indah dan membawa dampak produk yang awet,” kata Wulani kepada wartawan, Rabu (9/10).

PT. Tata Metal Lestari merupakan pabrik continuous coating line untuk baja lapis zinc-alumunium dengan merek NEXALUME, telah beroperasi resmi Rabu ini.

Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Lippo Cikarang, ini dengan kapasitas produksi sebesar 225.000 ton per tahun dan menelan investasi sebesar Rp 1.5 triliun. Namun diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan konstruksi nasional.

“Untuk produk itu sendiri bisa tahan lebih lama, 5 hingga 10 tahun,” kata Wulani.

Ia menyatakan, produk baja ringan dan taso merah putih menjadi produk andalan terhadap penjualan di masyarakat. Terlebih produk baja ringan ini cocok untuk di daerah yang terdampak bencana.

“Kebutuhan baja dalam negeri mulai dipenuhi meski belum 100 persen terpenuhi,” tambah Wulani.

Selama 25 tahun, PT. Tata Metal Lestati telah berkontribusi mengatapi nusantara sebagai produsen genteng metal dan baja ringan yang teruji. Pabrik ini merupakan bukti bahwa Tatalogam Group sudah berhasil berexpansi ke industri hulu. Yang awalnya sebagai pemain di industri hilir, yaitu produsen genteng metal dan baja ringan.

Saat ini sudah meningkat sebagai produsen bahan baku genteng metal dan baja ringan. (Jim)

Anda mungkin juga berminat