Ruang Fraksi PAN dan Nasdem di DPRD DKI Dinilai Sangat Tertutup

244

JAKARTA (Garudanews.id) – Ada yang berbeda dari ruang fraksi PAN di DPRD DKI. Tidak seperti lazimnya ruang fraksi partai lain yang berada di Kebon Sirih yang begitu terbuka. Ruang fraksi PAN justru terkesan ekslusif dan tertutup. Padahal PAN merupakan salah satu partai pencetus reformasi di tanah air.

Dari pantauan wartawan, untuk bisa masuk ke ruang dewan dari PAN, harus menggunakan akses Fingerprint.PAN sejak beberapa tahun belakangan kerap mendapatkan kursi di DPRD. Namun tidak pernah menerapkan sistem fingerprint. Baru pada 2019-2024 fraksi PAN menerapkan sistem tersebut.

Menurut ketua Fraksi PAN DPRD DKI, Lukmanul Hakim penggunaan alat tersebut lantaran untuk memberikan kenyamanan anggota dewan dari fraksinya.

“Yah karena memang kita ingin kerja  nyaman. Lalu juga kan banyak staf ahli di fraksi jadi perlu dibatasi,” ujar Lukman, Senin (14/8).

Menurutnya, sesungguhnya meski fraksinya terkesan ekslusif. Namun sangat terbuka dengan masyarakat Jakarta yang ingin mengadukan persoalannya.”Prinsipnya fraksi kita sangat terbuka kok,” imbuhnya.

Tidak hanya PAN, partai lain yang dinilai tertutup juga ruang fraksi Nasdem. Sebagai partai yang mengusung tagline restorasi ikutan tertutup. (hnn)

Anda mungkin juga berminat