Satu Pekan, Dua Wartawan Jadi Korban Begal Di Kota Bekasi

501

BEKASI, (Garudanews.id) – Belum genap satu pekan seorang jurnalis menjadi korban pembegalan di Jalan Sultan Agung, Medan Satria, kini seorang jurnalis kembali menjadi korban kejahatan jalana tersebut. Korban yang bernama Ardi Mahardika menjadi korban di Perumahan Prima Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ardi yang merupakan seorang wartawan Radio Dakta menjadi korban penjambretan usai melakukan laporan arus lalu lintas di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, pada Jumat (05/10) sore.

“Jadi, habis menyampaikan laporan lalu lintas, saya pulang nah pas di jalan pulang di daerah Perum Prima Harapan ada telepon dan saya angkat. Dari situ tiba-tiba HP langsung dirampas,” ujar Ardi, Selasa (08/10).

Ardi menyebutkan pelaku perampasan ponselnya itu berjumlah dua orang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Pelaku boncengan pakai motor matic, saya sempat teriak abis diambil HPnya. Tapi kabur cepat apalagi saya kan pakai sepeda,” ungkap dia.

Sebelumnya, Wartawan Radio Elshinta Eko Purnomo menjadi korban bandit jalanan, dirinya mengaku di hadang menggunakan celurit di Jalan Raya Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat 4 Oktober 2019 malam.

Eko saat mengetahui ada wartawan lain jadi korban pembegalan mengaku sangat prihatin dengan tingkat kriminalitas di Kota Bekasi.

“Awal bulan Oktober, 2 Wartawan jadi korban pembegalan, semoga para aparat bisa menindak tegas pelakunya, Dan untuk Pemerintah Kota Bekasi saya mohon perbaiki lampu jalan agar tindak kriminalitas dimalam hari tak terulang kembali,” ungkap eko. (Mam)

Anda mungkin juga berminat