SDN di Kabupaten Bekasi Disegel, Kadisdik Minta Dispensasi Waktu

200

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Carwinda, meminta ahli waris memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pembayaran di tahun 2020. Selain itu pihak ahli waris diminta memperbolehkan anak-anak murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Rahayu 01 untuk tetap melakukan kegiatan belajar mengajar.

Sebelumnya, Jumat (25/10), Gedung SDN tersebut disegel pihak ahli waris karena lahan gedung sekolah itu belum juga dibayaran oleh pihak Pemkab Bekasi. Padahal sudah jelas putusan Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 19 Desember 2018 Nomor: 2982k/pdt/2018.

“Pasca Putusan Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 19 Desember 2018 Nomor: 2982K/Pdt/2018 itu Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah melakukan pembahasan anggaran untuk pembayaran kepada ahli waris dari alokasikan (APBD) Tahun 2020 mendatang,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda.

Carwinda menegaskan, pihaknya masih melakukan negosiasi, jika tidak ada kesepakatan mungkin para siswa akan dipindahkan tempat belajarnya ke SD terdekat untuk sementara.

“Kami pindahkan ke SDN Karang Setia 02 disitu ada 8 ruang kelas siang lalu di SDN Karang Rahayu 03 ada 1 ruang kelas pagi dan 3 ruang kelas siang, selain itu di SDN karang Rahayu 04 ada 3 ruang kelas siang,” katanya.

Dia berharap para siswa beserta wali murid membiarkan proses kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di SDN Karang Rahayu 01. (red)

Anda mungkin juga berminat