Survei Cabub Haltim, Elektabilitas  Musa Djamaluddin Meningkat 

238

JAKARTA (Garudanews.id) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan kembali digelar pada tahun 2020 mendatang. Tercatat, ada 270 daerah yang akan mengikuti pilkada serentak ini.

Dari 270 daerah itu rinciannya adalah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak 2020. Salah satunya, Kabupaten Halmahera Timur.

Lembaga Survei ETOS Indonesia Institute, mengeluarkan hasil survei calon Bupati yang akan bertarung pada Pilkada serentak di Kabupaten Halmahera Timur.

Direktur Etos Indonesia Institute Iskandarsyah mengatakan, metode survey yang dilakukan pada sampel asli 750 responden. Jumlah sampel yang didapat 738 responden. Berdasar jumlah
sampel ini, diperkirakan Confidential Interval +/-1.27% pada tingkat kepercayaan 95%.

Iskandar menyebutkan, beberapa nama calon yang akan bertarung pada pesta demokrasi 5 tahunan ini sudah beredar ditengah-tengah masyarakat seperti Musa Djamaluddin, Ifnu Rofidin dan M.Nur Lasut.

“Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan di Kabupaten Halmahera Timur. Musa Djamaluddin, menduduki rangking utama dengan perolehan presentase suara elektabilitas 18 % disusul oleh M. Nur Lasut 11 % diikuti ifnu rofidin dan bernarx pawate 9 %,” kata Iskandarsyah, di Jakarta, Sabtu (19/10).

Ia menambahkan, Musa Djamaluddin memiliki elektabilitas yang sangat tinggi di mata masyarakat Halmahera Timur sebagai sosok pemimpin yang tepat. Serta rekam jejak karirnya yang baik.

“Saya melihat ada potensi yang sangat besar ada pada pak Musa, ditambah lagi dengan tingkat elektabilitas yang baik. Selain itu, karena beliau mantan sekda dan mempunyai portopolio yang baik di kabupaten Halmahera Timur,” ucap Iskandar.

Perlu diketahui, Lembaga Survei ETOS Indonesia Institute melakukan survei terhadap responden di Halmahera Timur dengan tenggat waktu 1 Oktober-20 Oktober 2019. (Red)

Anda mungkin juga berminat