Amin Fauzi: Ketua Panlih Cawabup Lampaui Kewenangan Bupati 

168

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022, Amin Fauzi, menilai Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Cawabup Bekasi, Mustakim, telah melampaui kewenangan Bupati Bekasi, Eka Supriaatmaja, setelah memberikan pernyataan terkait dua nama Cawabup yang mendapatkan rekomendasi. 

Politisi senior Partai Golkar tersebut menyayangkan pernyataan Mustakim yang notabene berpengalaman sebagai mantan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

“Mustakim kalau mau ngamen silahkan aja, tapi kecrekannya umpetin dulu,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini sambil tertawa.

Amin mengatakan, sampai saat ini Bupati Bekasi belum menyodorkan dua nama lewat nota dinasnya ke panitia pemilihan. Dirinya pun mempertanyakan jika sumber pernyataan Mustakim adalah berdasarkan surat yang disampaikan oleh partai pengusung.

“Itukan tembusan (surat dari partai pengusung), bukan surat resmi yang disampaikan oleh Bupati Bekasi. Saya juga sudah cek ke beberapa narasumber jika Bupati belum berkirim surat terkait nama calon pendampingnya,” bebernya.

Menurutnya, panlih bekerja sesuai persyaratan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku setelah Bupati menyodorkan dua nama calon pendamping melalui nota dinasnya.

“Nah ini kan belum ada tetapi kenapa dia sudah menyampaikan ke publik bahwa sudah ada dua nama calon pendamping bupati. Seharusnya Mustakim memberikan pembelajaran yang baik kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Dirinya meyakini bahwa pernyataan Mustakim merupakan pernyataan pribadi bukan mewakil anggota Panlih Cawabup Bekasi. “Saya berharap agar anggota panlih yang sudah terbentuk bekerja dengan transparan, terkait siapapun nama yang nantinya akan disodorkan oleh Bupati Bekasi itu merupakan haknya Bupati,” ungkapnya.

Disinggung mengenai surat balasan DPP Partai Golkar yang dikirimkan oleh DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Amin menyatakan bahwa itu akan terjawab setelah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada tanggal 4 sampai 6 Desember 2019.

Sebelumnya, Ketua Panlih Cawabup Bekasi, Mustakim, menyatakan bahwa panlih akan segera mengumumkan pendamping Bupati Eka Supriaatmaja pada 23 Desember 2019. Sosok itu antara Tuti Nurcholifah Yasin dan Ahmad Marjuki.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan kalau Tuti Nurcholifah Yasin dan Ahmad Marjuki sudah mendapatkan restu dari DPP Golkar dan DPP PAN.

Bedanya, kata dia, Tuti Nurcholifah Yasin tidak mendapat restu dari DPP Hanura. Tetapi, sambungnya, Ahmad Marjuki malah mendapat restu lebih banyak dari DPP Hanura dan DPD NasDem Kabupaten Bekasi.

Mustakim menjelaskan kalau Panlih Wabup Kabupaten Bekasi akan menggelar fit and proper test yang bakal berlangsung dari 1-23 Desember 2019. “1 Desember mulai tahapan, ya kemungkinan 23 Desember sudah ada,” pungkasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat