Puskesmas Jakasetia Lakukan Penyuluhan Dan Pemeriksaan Gigi Kepada Anak Di Taman Gigi

495

BEKASI, (Garudanews.id) – Ajarkan pola hidup bersih sejak usia dini, Puskesmas Jakasetia menggelar Bakti Sosial pemeriksaan gigi untuk anak usia dini, sekaligus penyuluhan serta pengobatan gigi dan mulut. Kegiatan tersebut juga dalam rangka bulan kesehatan gigi nasional yang dilaksanakan di Taman Gigi, Galaxi Rw 14, kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, Sabtu (09/11).

Kepala Puskesmas Jaksetia dr. Ickman bersama dengan perwakilan dar berbagai institusi usai melakukan pengecatan patung gigi secara simbolis, di Taman Gigi, Jaksetia Bekasi Selatan, Sabtu (09/11).

“Taman gigi ini sejak 2016 belum ada kegiatan lagi, khususnya yang menyangkut pada kesehatan gigi, sehingga saya berinisiatif dengan pak Rw 14 untuk membuat kegiatan khususnya dikesehatan gigi untuk anak-anak,” kata Kepala Puskesmas Jakasetia Drg. Ickman, Seno Basuki, M.Hkes saat ditemui media.

Kepala Puskesmas Jakasetia dr. Ickman menuturkan bahwa kegiatan tersebut untuk mengenalkan kepada anak usia dini tentang kebersihan dan kesehatan mulut.

“Anak-anak itu rentan terhadap sakit gigi, anak-anak adalah generasi penerus kita nanti, kalau anak-anak ini tidak kita urus kesehatan giginya, dikhawatirkan ketika dewasa nanti tidak dapat mengurus giginya sendiri,” tambah dr. Ickman.

Metode penyuluhan pun disajikan secara berbeda agar anak- anak cepat memahami apa yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut. Pola kabaret dengan sedikit drama dapat menarik minat anak-anak untuk mengetahui lebih jauh tentang kesehatan gigi.

“Kegiatan ini juga kita lihat respon masyarakat, kalau anak-anak itu biasanya mindsetnya takut kepada dokter gigi, karena mungkin takut dicabut giginya dan lain-lain, untuk itu kita coba pola baru, yaitu pola kabaret, jadi penguluhan tidak lagi menggunakan lagi model patung gigi,” katanya

Puskesmas Jaksetia juga menyiapkan poli gigi yang bersahabat dengan anak-anak dengan desain interior yang nyaman. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk memberitahukan keberadaan Puskesmas Jakasetia yang selama ini jarang diketahui oleh masyarakatnya.

“Mudah-mudahan dengan itu anak-anak tidak takut lagi dengan dokter gigi, saya berharap kegiatan ini akan dilaksanakan lebih dari sekali dalam setahun, target saya dua kali dalam setahun, dengan harapan puskesmas juga bisa eksis, dan masyarakat bisa tahu seperti apa dan masyarakat bisa tahu bahwa puskesmas Jakasetia itu ada, karena selama ini banyak masyarakat yang tidak tahu dimana puskesmas Jakasetia,” imbuhnya.

Puskesmas Jakasetia juga bekerjasama dengan  Rs. Hermina Galaxi, klinik At Ta”aun, Kids Dental dan  Ct Arsa Foundation. Ct Arsa Foundation sendiri menyiapkan satu (1) unit mobil sehat. 100 peserta anak usia 4-11 tahun dilayani 10 dokter gigi yang disiagakan oleh Puskesmas Jakasetia. Selain itu diharapkan juga kerjasama dapat terjalin dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) kota Bekasi bersma dengan pemerintah daerah.

“Jadi hubungan baik antara pemerintah, swasta dan masyarakat dapat terjalin dengan singkron,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas memberikan plakat kepada perwakilan kelurahan dan pengurus Rw 13, yang diberikan langsung oleh dr. Ickman Seni Basuki. (Mam)

Anda mungkin juga berminat