Pungli Berkedok Retribusi Di Kota Bekasi Diciduk Polisi

399

BEKASI, (Garudanews.id) – Buntut dari maraknya aksi premanisme di kota Bekasi, jajaran Polres Metro Bekasi kota gencar lakukan operasi premanisme. Hasilnya, sebanyak 92 preman terjaring razia petugas dari Satuan Reskrim. Mereka terjaring operasi di beberapa titik di kota Bekasi, diantaranya di Unit Pelaksana Teknis Dinas KIR.

“Premanisme dalam bentuk apapun tidak ditoleransi di Kota Bekasi, ini juga jawaban kami atas video viral yang beredar beberapa waktu lalu,” ungkap Waka Polrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, Selasa (05/11).

(Foto: Mame)

Eka mengatakan, preman yang terjaring ditangkap dari beberapa titik diantaranya  yang berkedok sebagai juru parkir, pengamen, hingga tukang palak.

“Tidak sekadar menindaklanjuti video viral, tapi juga menjawab banyaknya keluhan masyarakat yang masuk melalui laman resmi juga media sosial kami. Perilaku 92 orang ini telah meresahkan masyarakat, sehingga dikategorikan sebagai preman,” katanya.

Para preman pelaku pungli ini mengutip Rp 200.000 hingga Rp 500.000 kepada mereka yang mengurus pembuatan juga perpanjangan KIR.

“Barang bukti sudah kami sita, pelaku juga sudah kami tangkap, tinggal menunggu laporan korban, baru kasusnya diberkaskan untuk diproses lebih lanjut,” kata Eka.

Selain dilakukan identifikasi, kata Eka, polisi juga menantikan laporan dari korban yang pernah diperas. Ia juga meminta masyarakat untuk pro aktif melaporkan kegiatan pungli di wilayahnya.

“Jika tidak ada laporan, karena tidak ada barang bukti, mereka akan dilepas setelah dibina selama 24 jam. Namun data mereka telah tercatat sebagai orang yang pernah diamankan polisi karena meresahkan masyarakat,” tandas dia. (Mam)

Anda mungkin juga berminat