Sungai Tercemar Limbah Perusahaan, Pemkab Bekasi Bentuk Satgas

220

BEKASI (Garudanews.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan membentuk satuan tugas (Satgas). Tujuannya untuk mengecek sungai tercemar limbah perusahaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno mengatakan, pembentukan satgas berdasarkan kebutuhan di lapangan. Apa lagi beberapa waktu lalu ia menerima laporan adanya dugaan pencemaran lingkungan di Sungai Cilemahabang.

“Jadi nanti satgas ini akan mengecek dari mana asal limbah yang mengalir di sungai. Nanti akan kita telusuri,” katanya kepada para awak media.

Satgas ini, lanjut Peno, beranggotakan pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

“Mereka akan diterjunkan untuk mengecek dan mendata perusahaan yang diduga membuang limbah sembarangan.
Pembentukan satgas juga agar penindakannya bisa lebih cepat. Sejak minggu kemarin saya sudah minta ke pegawai agar mendata perusahaan mana saja yang membuang limbah ke sungai,” ungkapnya.

Upaya untuk mencegah pencemaran lingkungan, kata Peno, sudah dilakukan. Di antaranya dengan mensosialisasikan soal pencemaran limbah di beberapa perusahaan.

“Saat sosialisasi ke perusahaan sudah saya sampaikan agar pihak perusahaan juga mencintai Kabupaten Bekasi. Jadi jangan kotoran (limbah) yang dibuang di sini,” katanya.

Sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi, pihaknya berharap semua pihak ingin agar lingkungan bersih. Sungai juga bersih.

“Makanya saya minta ke perusahaan agar ikut menjaga lingkungan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menerima laporan adanya dugaan pencemaran lingkungan di Sungai Cilemahabang, Cikarang Utara. Air di sungai tersebut berwarna kehitaman dan menimbulkan bau tak sedap. Warga setempat menduga sungai tercemar limbah dari perusahaan. (Sgy)

Anda mungkin juga berminat