Asik, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Mulai 15 Desember Sudah Beroperasi

269

JAKARTA (Garudanews.id)  – Menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Jalan tol Jakarta-Cikampek II (elevated) akan mulai beroperasi pada 20 Desember 2019. Padahal sebelumnya, Tol Layang Japek ini dijadwalkan bisa mulai digunakan pada 15 Desember 2019.

“Iya, soalnya ada beberapa kendala yang kami lihat, masih ada jalan yang belum rata. Jadi sisi kenyamanannya masih kurang,” ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai meninjau kesiapan Tol Layang Japek jelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Minggu (8/12).

Menurut dia, pihaknya akan membatasi kecepatan kendaraan yang melintas di tol sepanjang 38 kilometer ini, yakni 60 km per jam. Untuk mengawasinya akan disiapkan CCTV dan petuga

“Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 40 meter,” jelasnya.

Budi menyebutkan, masyarakat yang melintas tol yang hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan 1 non-bis dan non-truk ini, belum akan dikenakan tarif alias masih gratis.

“Mengenai Komersialnya nanti 10 hari kita bicarakan,” ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Korlantas Polri Istiono mengatakan, dengan beroperasinya tol layang Japek maka kemacetan di jalur Jakarta-Cikampek akan bisa dikurangi.

“Saya rasa dengan dengan adanya tol ini sangat membantu kemacetan mengingat banyak jumlah kendaraan yang melewati daerah ini,” katanya.

Untuk mengantispasi kemacetan dan kecelakaan saat liburan Natal dan Tahun Baru, Korlantas juga menyiapkan beberapa strategi.

“Masalah one way kami akan berlakukan, tapi tergantung situasi kemacetan. Kalau memang tingkat kemacetan di sini tinggi, ya kami buat one way,” ucap Kakorlantas seperti dikutip dari Kompas.com.

Istiono memprediksi puncak arus mudik Natal 2019 akan ternadi pada 21-22 Desember. Sementara malam tahun baru pada 28-29 Desember. Adapun  arus balik Tahun Baru diperkirakan akan terjadi pada tanggal 3-4 Januari 2020.

“Kami imbau untuk pengguna jalan atau pemudik semuanya harus dipersiapkan baik kendaraan dan persiapan fisik tidak masalah lambat asal selamat, selamat ke tujuan yang paling penting,” ucapnya. (Red)

Anda mungkin juga berminat