Gunakan Fasilitas Negara untuk Kepentingan Partai, Wapres “Sentil” Luhut

312

JAKARTA (Garudanews.id) – Gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang tengah berlangsung dari tanggal 3-6 Desember ini ternyata menyedot perhatian Wakil Presiden Maruf Amin.

Betapa tidak, meruncingnya hubungan dua kandidat calon Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo alias Bamsoet pada pra Munas kemarin sempat membuat senior partai berlambang pohon beringin itu dibikin sibuk untuk menyatukan dua kelompok tersebut.

Proses rekonsiliasi yang dimotori oleh Aburizal Bakrie dan Luhut Binsar Panajitan untuk menyatukan Bamsoet dan Airlangga berjalan mulus,dengan pernyataan Bamsoet untuk mundur dari bursa calon Ketua Umum.

Namun sayangnya, proses pertemuan kedua Caketum partai tersebut menggunakan fasilitas negara, yakni di Kantor Kementerian Kemaritiman dan Investasi, yang tidak lain tempat Luhut berkantor.

Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, semestinya kantor pemerintahan tak digunakan untuk kepentingan partai politik.

“Ya sebenarnya, kalau untuk kepentingan partai tentu ya tidak menggunakan kantor pemerintah,” kata Ma’ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (4/12).

Saat ditanya apakah akan menegur Luhut lantaran menggunakan kantor kementerian untuk berdiskusi dengan pengurus Golkar dan membicarakan persoalan partai di sana, Ma’ruf menyerahkannnya kepada Presiden Joko Widodo.

“Ya nanti Presiden,” ujar Ma’ruf.

Namun, meskipun Luhut turun tangan dalam persoalan Golkar, ia memastikan pemerintah tak mengintervensi jalannya Musyawarah Nasional Golkar.

Ma’ruf menilai, turunnya Luhut dalam persoalan Golkar lantaran Menko bidang Kemaritiman dan Investasi itu juga kader partai berlambang pohon beringin itu.

“Kan pemerintah tidak melakukan intervensi. Jadi kalau masalah partai ya diserahkan kepada partai.
Bagaimana mereka menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.
Pak Luhut itu mungkin sebagai orang Golkar, jadi penyelesaiannya dari internal masing-masing partai politik,” lanjut dia. (Trb/Red)

Anda mungkin juga berminat