Ini Pesan Jusuf Kalla Kepada Kandidat Caketum Golkar

228

JAKARTA (Garudanews.id) – Partai Golkar sejak Selasa (3/12) kemarin menggelar Musyarawah Nasional ke X di Jakarta. Partai yang pernah berjaya di era Soeharto itu, kini tegah menggelar perhelatan besarnya yakni untuk memilih Ketua Umum partai berlambang pohon beringin itu.

Dalam perhelatan akbarnya, sejumlah senior Partai Golkar berpesan kepada calon kandidat Ketua Umum agar tidak mengulagi sejarah yang dilakukan oleh Ketua Umum yang sebelumnya yakni Setya Novanto.

Pernyataan itu salah satunya dikemukakan oleh Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla.

“Kepada ketua umum terpilih nantinya, agar tidak mengulang sejarah seperti Setya Novanto,” ujar Kalla di Jakarta, Rabu (4/12).

Kalla menyebut citra Partai Golkar terpuruk saat Setya Novanto menjabat sebagai Ketua Umumnya. Hal itu dikarenakan Novanto divonis bersalah dalam kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP

“Ternyata dia (Novanto) biangnya. Semua pada tahu itu, dibanding sekarang, akhirnya nama partai kena sekarang akibat Novanto,” kata Kalla.

Kalla mengisahkan tentang kelakuan Novanto saat dirinya masih menjabat sebagai ketua umum. Kalla melihat sudah ada gelagat yang tidak beres dengan Novanto. Itu terlihat ketika Novanto dengan gigihnya melobi sejumlah elit termasuk dirinya, untuk memohon menjadikannya sebagai wakil sekertaris Fraksi Golkar.

Diketahui, Setya Novanto adalah Mantan Ketua Umum Partai Golkar yang divonis bersalah oleh hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) atas dugaan kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara lebih dari Rp 2,3 triliun.

Novanto  yang saat itu menjabat sebagai ketua DPR dari Fraksi Golkar hukuman 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan dicabut hak politiknya selama lima tahun. (Edr)

 

 

Anda mungkin juga berminat