Kementan Klaim Kebutuhan Beras Nasional Aman

148

JAKARTA (Garudanews.id) –  Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim jelang penutupan tahun, kebutuhan beras nasional saat ini dalam kondisi aman. Pernyataan itu menyusul adanya musim panen yang bakal berlangsung pada awal tahun 2020, hal ini akan menambah jumlah stok yang ada.

“Data yang dimiliki Bulog saat ini cadangan beras di gudangnya mencapai 2,3 juta ton. Artinya kebutuhan beras aman. Apalagi awal tahun kita akan memasuki panen raya,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri kepada wartawan, Sabtu (30/11).

Dia merinci, perhitungan rata-rata konsumsi nasional saat ini mencapai 111,58 kilogram per kapita per tahun, dengan angka produksi beras diperkirakan mencapai titik surplus sebanyak 4,64 juta ton pada periode ini.

“Ketersediaan ini didukung dengan produksi di luar Pulau Jawa dan adanya penanaman varietas padi gogo yang diketahui tahan pada musim kering,” katanya.

Meski begitu, Kabiro Humas dan Informasi Publik ini mengakui bahwa musim kering yang berlangsung cukup lama beberapa bulan terakhir telah membuat stok padi di masyarakat berkurang. Namun, hal itu disebut tak memengaruhi daya tahan pangan karena stok beras masih cukup hingga panen 2020 nanti.

“Sekali lagi tidak ada pengaruhnya karena kita akan menghadapi musim panen di awal tahun 2020 mendatang,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan prediksi Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggunakan kerangka sampel area (KSA) luas panen besar yang ada mencapai 8,99 juta hektare (ha). Angka tersebut meliputi produksi Januari-September yang diperkirakan mencapai 46,9 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 26,91 juta ton beras.

“Untuk konsumsi selama periode ini diperkirakan jumlahnya mencapai 22,28 juta ton,” katanya. (red)

 

Anda mungkin juga berminat