Komisi IV DPRK Aceh Utara Tinjau Sejumlah Titik Jalan dan Jembatan Yang Rusak

158

ACEH UTARA (Garudanews.id) – Komisi IV DPRK Aceh Utara  yang membidangi Pembangunan, meliputi pekerjaan umum, sumber daya air, tata kota, kebersihan dan pertamanan, perumahaan rakyat, lingkungan hidup, mobilitas penduduk, pertambangan dan energy, ketegakerjaan, ilmu pengetahuan/teknologi dan perhubungan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kecamatan di Aceh Utara dalam rangka menyerap beberapa keluhan masyarakat tentang peningkatan infrastruktur.

Dalam kunjungan kerja nya Komisi IV DPRK Aceh Utara yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Nasrizal atau lebih akrab disapa Cek Bay, meninjau beberapa Akses jalan penghubung antara kecamatan dan beberapa titik jembatan, Senin (9/12).

“Pada Kunker hari ini yang pertama sekali adalah akses jalan dibawah dinas terkait yang pertama masalah jembatan di beberapa titik kecamatan Lhoksukon, Cot Girek, Pirak Timur dan Langkahan,” ucap Cek Bay.

Kunjungan yang dilakukan berdasarkan beberapa informasi yang diterima dari masyarakat, dimana banyak jalan rusak dan beberapa jembatan.

Menurutnya, bila dihitung total hampir di setiap kecamatan di pedalam jalan penghubung antar kecamatan beberapa jembatan sudah rusak parah.

Oleh karenanya ia berharap ke depan perlu menggandeng SKPK terkait, agar diprioritaskan, karena program tersebut tidak terlepas dari peranan SKPK.

“Kebetulan ini akhir tahun 2019 kemungkinan ini kita akan mencoba menggarap ini semua di tahun 2020 untuk tindak lanjut di tahun 2021,” jelasnya.

Sementara itu Yusuf Rasyid Kabid Operasional Dinas PUPR Aceh Utara, yang diminta tanggapannya oleh media ini di lokasi menyampaikan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti usulan yang disampaikan oleh Komisi IV DPRK Aceh Utara.

Menurut dia, berdasarkan hasil kunjungannya dengan anggota dewan, ditemukan sejumlah titik infrastruktur yang perlu diperbaiki dan juga beberapa ruas jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Tetapi karena mengingat kondisi Aceh Utara yang devisit. Namun demikian, kami akan memprioritaskan diusulkan ketika nanti di Musrenbang pihak Kecamatan masing-masing agar mengusulkan jalan dan jembatan tersebut,” ucapnya.

Mengingat di Kabupaten Aceh Utara yang begitu banyak ruas jalan sampai 600 sekian dan panjangnya mencapai 2.500 KM, dia pun meminta agar masyarakat bersabar. Namun dia berjanji bahwa usulan itu akan diperjuangkan. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat