Menteri BUMN Kembali Copot Empat Direksi

296

JAKARTA (Garudanews.id) – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir pagi ini kembali memberhentikan empat direksi PT Garuda Indonesia (GI) (Persero) Tbk. Hal tersebut menyusul laporan laporan terkait dengan kasus kargo gelap.

Erick mengaku sedih dengan kasus yang terjadi di PT GI.  Sebab dilakukan secara sistemik. Dan hal itu bukan hanya akting seseorang.

Atas temuan tersebut, kata Erick, membuat dirinya membuka peluang Kementerian BUMN untuk merombak manajemen PT Garuda Indonesia. “Sesuai laporan komisaris nanti ada direksi lain yg akan dinonaktifkan. Ini bisa bongkar total jadinya. Ada empat tambahan baru yang akan dinonaktifkan,” ucap mantan Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf, pada Pilpres lalu.

Seperti diketahui, sebelumnya mantan bos club sepak bola Inter Milan itu mengumumkan pencopotan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara lantaran terlibat kasus kargo gelap. “Saya sebagai Menteri BUMN akan berhentikan Dirut Garuda,” katanya di kantor Kementerian Keuangan.

Ari diketahui menjadi pemilik kargo gelap berupa motor Harley Davidson yang diselundupkan dari Prancis menuju Jakarta. Bea dan Cukai Soekarno-Hatta menyita benda itu di hanggar Garuda Maintenance Facility pada (17/12).

Erick mengatakan sebenarnya menunggu pihak yang bersangkutan mengundurkan diri. Namun itu tidak terjadi hingga dia menerima laporan dari komisaris dan komite audit.

Terkait dengan kebijakan yang dia ambil, Erick menegaskan bahwa dirinya dalam arti arogansi. Sebab, apa yang dilakukan, kata dia, sudah sesuai dengan prosedur. (Yan)

 

Anda mungkin juga berminat