Meski Tidak Gunakan Dana Hibah, Bamus Oding Gelar Raker di Hotel Berbintang

224

JAKARTA, Harnasnews.com – Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) menggelar rapat kerja perdana di Hotel Puri Mega, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12) pagi. Raker kali ini mengangkat tema “Dengan Budaye Kite Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Indonesia”.

Bang Haji Amirullah atau biasa disapa Amink selaku Ketua Panitia Raker Bamus Betawi menyinggung kemandirian Bamus Betawi pimpinan H Oding yang menjalankan program kerja Bamus tanpa menggunakan dana hibah.

“Raker ini tidak menggunakan Dana Hibah dari Pemda, tapi kita bisa melaksanakan di hotel berbintang. Dana yang kita gunakan merupakan biaya urunna anggota dan pengurus Bamus Betawi Pimpinan H.Zainudin (Oding) dan Ketua Majlis Adat Babeh Edy M Nalapraya. Kita harapkan Bamus Betawi kedepan tetap bisa mandiri dalam menjalankan program kerja tidak mengandalkan Dana Hibah dari Pemda,” ujar politisi Demokrat DKI itu dengan bersemangat dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan peserta raker Bamus ke-1, Sabtu (7/12) pagi.

Menurutnya, meski Bamus tidak mendapatkan dana hibah pemda. Bamus Pimpinan Oding masih tetap berjalan dengan program-program yang langsung dirasakan oleh masyarakat.”Saya harapkan Raker ini menjadi momentum Bamus Betawi untuk berkonsolidasi dan merumuskan program untuk kemaslatan kaum Betawi. Maka melalui momen ini kami ingin mengajak warga Jakarta agar dapat kembali bersatu dan berjabat tangan,” ujar mantan politisi PPP itu disambut riuh peserta raker.

Berbeda, Bang H. Anwar Albatawi memastikan 2020, Bamus akan menggelar festival budaya Betawi sepanjang tahun. Hal ini dianggap penting untuk menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2015 tentang pelestarian budaya Betawi.

“Kita akan adakan festival budaya Betawi sepanjang tahun yang akan dilakukan di 44 kecamatan. Kita juga akan membentuk laskar adat Betawi. Nantinya, laskar adat Betawi akan ada di 267 kelurahan,” bebernya.

Menurutnya, pembembentukan laskar adat Betawi sama dengan pecalang yang ada di Bali. Laskar ini akan ditugaskan untuk mengawal Perda 4 tahun 2015. Salah satunya akan mengatur penerapan budaya dan ornamen Betawi di hotel dan perkantoran.
“Banyak yang harus dikawal, misalnya hotel yang menampilkan budaya dan ornamen Betawi sesuai Perda. Dan juga kita akan menertibkan tampilan budaya yang tidak sesuai. Bamus Betawi akan banyak sekali program yg memang dikhususkan untuk meningkatkan kaum betawi. Tidak hanya itu Bamus Betawi diharapkan juga bisa bersinergi dengan pemerintah dan ikut aktif dalam program pembangunan,”tandasnya.

Hadir dalam raker Bamus Betawi pertamanya, sejumlah tamu undangan seperti perwakilan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Gubernur DKI diwakili oleh Kesbangpol dan Dinas Koprasi dan UMKM, hadir juga Perwakilan Ulama dari Palestina Syeh Muh.Naseh dan KH.Munahar ketua MUI DKI. (hnn)

Anda mungkin juga berminat