Munas Golkar 2019 Diduga Penuh Intrik

197

JAKARTA (Garudanews.id) -Tudingan adanya intimidasi dan dugaan campur tangan dari pihak lain terus membayangi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar 2019.

Bahkan, sejumlah kandidat calon ketua umum Partai Golkar mencium proses pemilihan Ketum tidak fair dan diwarnai dengan intrik.

Bila dugaan itu benar, diprediksi akan ada eksodus besar-besaran kader Golkar ke partai lain.

Pernyataan itu datang dari politikus senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa. Ia kembali menegaskan, bila pemilihan ketum tidak demokratis maka akan terjadi eksodus kader secara besar-besaran.

Agun berharap Munas X ini menjadi Munas yang demokratis, jauh dari intrik yang mementingkan pribadi. Menurutnya, apabila pilihan dilakukan dengan cara demokratis, maka siapa pun akan bisa menerima hasilnya.

“Kalau mekanismenya tidak demokratis, jangan salahkan, akan banyak kader Partai Golkar akhirnya eksodus. Saya yakin akan terjadi besar-besaran. Kalau dipaksakan dengan cara seperti itu,” kata Agun
di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12).

Sebelumnya, Agun sendiri telah menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas).

“Saya sudah serahkan formulir pendaftaran bakal caketum Golkar,” kata Agun. (Red)

Anda mungkin juga berminat