Polisi Sita 6,3 Kg Ganja Diduga Akan dierdarkan Pada Malam Tahun Baru

417

BEKASI, (Garudanews.id) – Jelang perayaan akhir tahun dan Natal 2019, Sat Narkoba Polres Metro Bekasi kota melakukan operasi Cipta Kondisi. Dalam operasi tersebut, Polisi menangkap jaringan pengedar narkotika jenis ganja seberat 6,3 Kg dari tangan seorang mahasiswa di Bekasi Timur pada Selasa 3 Desember. Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pria yang memiliki shabu dengan berat 6,7 gram di tempat yang sama.

“Ini bukti nyata bahwa kita melakukan kegiatan cipta kondisi dalam rangka mengamankan kegiatan akhir tahun, maka kita mengadakan kegiatan cipta kondisi khususnya untuk jajaran Sat Narkoba, dari cipta kondisi itu kami berhasil mengungkap dua TKP,” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana pada Sabtu (14/12).

Dikatakan Wakapolres, narkoba tersebut diduga akan diedarkan jelang perayaan akhir tahun. Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana menuturkan bahwa polisi akan menyelidiki terkait keterlibatan para tersangka dalam jaringan pengedar narkoba international.

“Jadi barang-barang ini rencananya akan dipasarkan pada malam tahun baru, untuk jaringan masih akan kita dalami lagi,” kata Eka Mulyana.

Dari tersangka F polisi menyita barang bukti berupa ganja seberat 6,3 Kg yang terdiri dari 6 (Enam) bungkus dengan berat kurang lebih 6 kg dan 19 klip bening berisi ganja yang disimpan di dalam karung di samping sebuah kontrakan kosong dan NAA polisi menyita barang bukti berupa shabu seberat 6,72 gram.

“Jajaran Polsek Jatiasih bergabung dengan jajaran Sat Narkoba Polrestro Bekasi kota kita mendapatkan awalnya hanya mendapatkan satu linting ganja, dari satu linting ganja itu kemudian kita kembangkan lagi dan ternyata masih ada lagi yang tidak jauh dari lokasi awal dan dari tempat itu juga kita temukan shabu,”tambahnya.

Kedua tersangka diamankan polisi berikut barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 131 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara atau denda paling sedikit 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) atau paling banyak 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (Mam)

Anda mungkin juga berminat