Dua Pelaku Hipnotis Di Kota Bekasi Diciduk Polisi

489

Modus kejahatan dengan cara hipnotis kembali terjadi di kota Bekasi. Korban yang sedang memancing bersama anaknya di wilayah Transera Harapan Indah kota Bekasi pada 28 Desember 2019 lalu menjadi korban.Dua pelaku akhir berhasil ditangkap oleh tim Reskrim Polsek Medan Satria pada 9 Januari 2020.

 

“Awal mula kejadian, pelaku berisial S maminta korban yang saat itu korban sedang memancing, kemudian pelaku S meminta tolong agar korban mengantar pelaku S ke orang pintar yang ada di sekitar Tanah Apit Medan Satria,” ungkap Kapolsek Medan Satri Kompol Agus Rohmat didampingi oleh Kassubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi media pada Sabtu (11/01).

Saat tiba di Tanah Apit, pelaku lain berisial AN sudah menunggu korban dan pelaku S yang berpura-pura sebagai orang pintar yang dimaksud oleh pelaku S.

“Kemudian pelaku AN menyuruh korban dan S untuk mencari bunga mawar, karena antara pelaku S dan korban tidak tahu lokasi bunga mawar, maka pelaku AN menunjukkan tempat dimana adanya bunga mawar kepada korban,” katanya.

Setelah mendapatkan bunga mawar, korban diminta memetik dua tangkai mawar dan pelaku AN memunta korban untuk menginjak satu bunga mawar.

“Setelah korban menginjak bunga mawar tersebut, korban tidak sadarkan diri atau dalam pengaruh hipnotis oleh pelaku, setelah tiga puluh menit kemudian korban baru sadar,” imbuhnya.

Saat menginjak mawar tersebut juga korban diminta oleh pelaku AN untuk tidak beranjak dari tempatnya, sedangkan pelaku AN meminjam sepeda motor korban dengan alasan menjemput pelaku S namun tidak kunjung kembali.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 buah baju koko, 5 buah kopiah, 3 lembar mata uang asing, 1 buah keris kecil, 1 buah tasbih, 1 unit Handphone dan 1 unita sepeda motor milik korban.

Setelah sadar, korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan dua orang tersangka berhasil di bekuk polisi  12 hari setelah kejadian. Para pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun penjara. (Mam)

Anda mungkin juga berminat