Gubernur NTB Diminta Perhatian pada Infrastruktur Pertanian

230

SUMBAWA (Garudanews.id) – Tokoh Pemuda Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Hermansyah Idris mengaku tak akan berhenti untuk menyuarakan tuntutan petani di wilayahnya.

Hal tersebut diungkapkan Herman menyusul minimnya pembangunan infrastruktur pertanian, seperti talang air tahun 2019 lalu.

Padahal, kata dia,  sebelumnya Pimpinan DPRD Sumbawa periode 2014-2019 telah menganggarkan dan menyetujui rencana pembangunan talang air di Kecamatan Moyo Utara. Namun hingga saat ini pembangunan talang air tersebut tidak terealisasi.

Oleh karenanya, Herman meminta Gubernur NTB Zulkieflimansyah, memberi perhatian kepada petani yang ada di Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa.

Menurut Herman, jika Gubernur peduli dengan petani di Kecamatan Moyo Utara Khususnya Desa Penyaring, Sebewe dan Desa Baru Tahan, seharusnya melakukan dialog dengan petani di Kecamatan Moyo Utara.

“Pak gubernur, coba bapak sekali-kali turun ke masyarakat petani di tempat kami. Kemudian menanyakan kebutuhan dan keluhannya yang dihadapi selama ini. Karena saat ini keluhan petani di Desa Penyaring adalah perbaikan jaringan pembuang,”kata Herman, seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Minggu (19/1/2020).

Menurut Herman,  masyarakat petani saat ini butuh pemimpin yang mampu mengurus tata kelola air yang mengalir dari bagian hulu hingga hilir Bendungan Batu Bulan (BBB) yaitu Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara.

“Saluran irigasi saat dipenuhi lumpur. Jika tidak percaya silakan bapak turun. Dan Desa Penyaring sejak dibangunnya Bendungan Batu Bulan (BBB) hampir tidak pernah merasakan manfaatnya,” jelas Herman.

Padahal, kata Herman, pemerintah hampir setiap tahun menganggarkan dana program  pembersihan jaringan yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Namun, hasilnya  tidak pernah dirasakan oleh masyarakat petani, khususnya di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara

“Saran saya angaran untuk pembersihan jaringan dialihkan untuk pembuatan pompa air bagi kelompok tani di Desa Penyaring, Sebewe dan Desa Baru Tahan,” tandas Herman.

Oleh karena itu, dirinya mendesak kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar memberikan solusi untuk kemajuan petani di Kecamatan Moyo Utara.

“Pak Gubernur harus mencari solusi yang tepat untuk petani di Kecamatan Moyo Utara,” tutup Herman. (Her)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Anda mungkin juga berminat