Isu Penculikan Anak Di Kranji Ternyata Hanya Salah Paham

989

BEKASI, (Garudanews.id) – Isu punculikan yang akhir-akhir ini marak di wilayah hukum Polres Metro Bekasi kota ditanggapi oleh Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi kota Kompol. Erna Ruswing Andari. Dikatakan Erna bahwa kejadian penculikan yang ramai dibicarakan masyarakat tidak benar.

“Kemarin ada isu penculik, sebenarnya hanya salah paham saja, ada orang tua yang mencari anaknya tidak ada, kemudian melihat lelaki di depan rumahnya, spontan ibu itu teriak culik, dan warga datang menghakimi lelaki yang diduga penculik,” ungkap Kompol Erna Ruswing Andari kepada media di Polsek Bekasi Utara pada Senin (13/01).

Kejadian berawal ketika pada Minggu 12 Januari 2020, Polrestro Bekasi Kota mendapatkan laporan adanya percobaan penculikan anak  di Jl. Beringin A. RT. 04/03 Kel. Kranji Kec. Bekasi Barat Kota Bekasi, yang diduga dilakukan oleh tersangka N warga Jakarta Timur. Orang tua anak yang diduga akan diculik bernama Nanda Nasito berteriak sehingga mengundang warga beramai-ramai menghakimi N.

Sempat ditahan di Polsek Bekasi Kota, N kemudian diserahkan ke Polres Metro Bekasi kota. Setelah melakukan penyelidikan, ternyata kejadian tersebut hanyalah salah paham antara korban dan N.

“Kini keduanya sepakat untuk berdamai dan tidak menempuh jalur hukum, jadi intinya kejadian ini hanya salah paham, tidak ada penculikan,” tambah Erna.

Atas kejadian yang sempat menghebohkan tersebut, N  yang menjadi salah sasaran oleh warga mengalami luka akibat pemukulan.(mam)

Anda mungkin juga berminat