PDIP Pecah Kongsi di Pilkada Sumbawa

1.254

SUMBAWA, (Garudanews.id) – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), konstelasi politik di daerah penghasil madu unggulan itu diprediksi bakal memanas.

Hal tersebut menyusul dengan masuknya H. Mahmud Abdullah, yang saat ini menjabat jadi Wakil Bupati Sumbawa, menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Kartu Tanda Anggota  (KTA) PDI Perjuangan milik H.Mo yang akarab disapa itu, dikeluarkan tanggal 24 Januari 2020 yang ditandatangani Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.

Dengan demikian, H. Mo saat ini telah resmi menjadi anggota partai politik yang dipimpin Megawati Soekarno Putri itu.

Terkait dengan rumor masuknya H.Mo ke PDIP, media ini  mengkonfirmasi orang nomor dua di Sumbawa itu melalui whatsappnya, mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang berada di Mataram.

“Saya masih ada pertemuan di Mataram,” singkatnya kepada wartawan media ini, Jumat, (24/1/2020).

Seperti diketahui bahwa PDI Pejuangan NTB membawa nama H. Mo ke DPP untuk disandingkan dengan adik kandung Gubernur NTB Dewi Noviany (Mo – Novi) hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris DPD PDI. Perjuangan NTB Lalu Budi Suryata belum lama ini.

PDI Perjuangan sendiri merupakan partai pemenang pemilu di Kabupaten Sumbawa.  Dan PDI Perjuangan berhasil memegang tampuk pimpinan DPRD Sumbawa selama dua periode 2014-2019 dan 2019-2024. Sedangkan untuk total suara PDI. Perjuangan hasil pemilu 2019 lalu sebanyak 36869 suara.

Sementara itu, calon dari incumbent yakni  Husni Jibril, sudah dipastikan tidak lagi diusung oleh PDIP. Padhal, pada pemilu sebelumnya, Sekjen PDIP Kabupaten Sumbawa itu diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih. Dengan demikian, PDIIP pecah kongsi di Pilkada 2020 ini.

Anda mungkin juga berminat