Penyebab Ledakan Tabung Gas Elpiji 3 Kg Masih Diselidiki Polisi

432

BEKASI, (Garudanews.id) – Kasus tabung gas elpiji 3 kg yang meledak di kota Bekasi, mendapat perhatian Kapolres Metro Bekasi kota Kombes Pol. Wijonarko. Dikatakan Wijonarko bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Sementara kasusnya masih ditangani oleh polsek Bekasi Kota apa penyebabnya dan sementara ini kita masih berupaya membantu pada penanganan korban,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko usai melakukan tatap muka dengan awak media di rumah makan Ponyo, Bekasi Selatan pada Selasa (21/01).

Korban yang diketahui bernama Suud (50) mengalami luka bakar cukup serius sekitar 98 persen. Saat ini korban masih dalam perawatan rumah sakit.

“Kondisi luka namun kita akan tetap cek keadaannya,” tambahnya

Sementara itu, kondisi bangunan rumah korban hancur akibat ledakan tersebut. Bukan hanya rumah korban, rumah sekitarnya pun tak luput akibat ledakan itu. Kuat dugaan korban tidak mengetahui kebocoran tabung gas tersebut hingga terjadi ledakan saat korban menyalakan kompor gas.

“Kita akan pelajari sebab meledaknya karena apa, dan dampak kepada bangunan sekitarnya, tapi dampaknya kita lihat tidak begitu parah,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, tabung gas elpiji 3 kg meledak saat seorang warga Rt 07/10 kelurahan Kotabaru, Bekasi Barat hendak memasak mie instan di rumahnya pada Senin 20 Januari 2020. Korban yang tidak mengetahui kebocoran tabung gas tersebut akhirnya menyalakan kompor dan terjadi ledakan yang membuat korban terkapar dengan luka bakar serius.

Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan akibat ledakan tersebut. Polisi dari Polsek Bekasi Kota yang datang ke lokasi menemukan bangunan yang hancur akibat ledakan. (Mam)

Anda mungkin juga berminat