PP Belum Diterbitkan, Ukirnas Dukung Bupati Eka Tanpa Wabup

236

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Aktivis senior sekaligus Ketua Umum Ulas Kriminologi Nasional (Ukirnas) Bekasi, Syuhadi Hairussyukur, mendukung Bupati Bekasi Eka Supriaatmaja untuk menyelesaikan masa tugasnya walaupun tanpa didampingi oleh Wakil Bupati (Wabup). 

Pasalnya, Syuhadi melihat Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan aturan teknis dari UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sampai sekarang belum diterbitkan oleh Pemerintah Pusat.

Dikatakan Syuhadi, banyak pengamat yang kurang jeli karena didalam Pasal 176 UU Nomor 10 Tahun 2016 ada lima ayat yang menjadi dasar utama terkat persoalan pengangkatan dan penetapan Wakil Bupati.

“Didalam ayat 4 dan 5 UU tersebut penetapan Wabup itu harus diatur didalam PP, sementara PP belum diterbitkan oleh pemerintah pusat, oleh karena itu dalam rangka efektivitas kinerja Bupati, Ukirnas mendukung agar Bupati fokus menyelesaikan tugasnya walaupun tanpa didampingi Wabup,” ungkapnya.

Untuk efektifitas jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi, dirinya mendukung Bupati Bekasi untuk terus maju dan tidak memperhatikan hingar bingar diluar karena konteks normatifnya yang belum terpenuhi.

“Kami melihat jika proses pemilihan wabup tetap dipaksakan maka akan berpotensi terjadinya gugatan hukum ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara),” ungkapnya.

Syuhadi juga menekankan agar panitia pemilihan (panlih) Wakil Bupati Bekasi yang sudah dua kali dibentuk DPRD Kabupaten Bekasi agar dimintai pertanggungjawabannya, karena pembentukan panlih menggunakan anggaran masyarakat Kabupaten Bekasi, sementara progres dan hasil kinerjanya sampai detik ini tidak ada.

“Ukirnas mengajak seluruh rekan-rekan aktifis di Kabupaten Bekasi untuk menyoroti dan mengawal penggunaan anggaran untuk pembentukan dan operasional anggota panlih pertama dan kedua,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dirinya juga melihat adanya dagelan dan bargaining politik antara eksekutif dan legislatif dalam pembentukan panlih wabup ini. “Iya Ukirnas melihat adanya permainan dalam persoalan ini,” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat