Satu dari Okum PNS, Tim Kejati Giring Empat Tersangka Narkoba

363

SUMBAWA (Garudanews.id) – Kejaksaan Negeri Sumbawa menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa.

Kempat orang tersangka tersebut Ew (38) oknum PNS, Mr alias Rahul (36) oknum sopir YA alias Rio (26) oknum pemuda pengangguran dan seorang wanita berinisial NM (33) karyawan swasta.

Keempat orang tersangka itu pada Selasa (28/1/2020) digiring dalam pengawalan ketat dari Mataram oleh Tim Jaksa dari Kejati NTB dan Tim Reskrim Narkoba Polda NTB menuju Sumbawa.

Serangkaian dengan penyerahan dan pelimpahan berkas perkara tahap II atas kasus narkotika yang menjerat keempat pelaku dinyatakan lengkap (P21).

Usai dilakukan pemeriksaan dan penandatanganan berita acara penyerahan tersangka dan barang bukti, guna ditindaklanjuti proses hukumnya ke Pengadilan Negeri Sumbawa Besar, keempat tersangka langsung dijebloskan ke Rutan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sumbawa.

Kasi Pidum Kejari Sumbawa Lalu Mohamad Rasyidi SH dalam keterangan Persnya kepada awak media diruang kerjanya menjelaskan jika keempat tersangka narkoba itu termasuk satu diantaranya terlibat oknum PNS yang bekerja pada sebuah Dinas Instansi dilingkup Pemda Sumbawa dan seorang wanita karyawan swasta itu kini berstatus tahanan Jaksa selama 20 hari kedepan pada Rutan Lapas Sumbawa.

Menurutnya, sesuai dengan BAP yang dibuat penyidik Polda NTB, keempat tersangka diketahui terlibat dalam kasus tindak pidana secara tanpa hak membeli, menerima, menyerahkan, menjual dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan atau melakukan percobaan atau permufakatan jahat melakukan perbuatan tindak pidana narkotika jenis shabu yang dilakukan pada hari Rabu 25 September 2019 lalu sekitar jam 10.00 Wita bertempat di TKP Jalan Tambora Kelurahan Brang Biji Sumbawa.

“Perbuatan mereka diketahui oleh aparat Kepolisian Polda NTB setelah mendapatkan informasi dari masyarakat langsung bergerak melakukan pengintaian,” ungkapnya.

Mohamad Rasyidi menjelaskan,
Penggeledahan dan penangkapan terhadap para pelaku yang berada diruang tamu ataupun didalam kamar yang ada. Selain itu berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti berupa lebi dari 40 pocket bungkus kecil kristal putih yang terbukus pelastik transparan, kotak bekas HP, dompet, timbangan digital, korek gas, pipet, uang tunai jutaan rupiah dan sejumlah barang bukti lainnya.

“Sehingga tanpa ampun keempat pelaku yang ditangkap di TKP berbeda itupun diamankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” imbuh dia.

Rasyidi menjelaskan, keempat pelaku narkoba itu dijerat dengan pelanggaran sejumlah pasal pidana berlapis melanggar Pasal 114 jo Pasal 112 jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana badan dan denda yang cukup berat. (hrm/hnn)

Anda mungkin juga berminat