Terkendala Pembebasan Lahan, Proyek Pembangunan Bendungan Ciawi Bogor Molor

210

BOGOR  Garudanews.id) – Karena terkendala masalah pembebasan lahan yang belum tuntas, mengakibatkan progres pembangunan Bendungan Ciawi Kabupaten Bogor molor selama tiga tahun.

“Karena kendala pembebasan lahan, sehingga sampai Januari 2020 capaian pembangunan baru 44,97 persen,” terang Kepala Pusat Bendungan Kementrian PUPR, Made Sumarsih kepada garudanews.id, Jum’at (24/1/2020).

Lanjut Made, proses pengerjaan Bendungan Ciawi berbarengan dengan Bendungan Sukamanah dan Bendungan Megamendung yang pembahasannya selesai pada akhir 2016.

“Sedang pengerjaannya baru dimulai pada 2017 dengan batas akhir 2021.  Dan untuk pengerjaan Bendungan Ciawi hingga awal Januari 2020 pengerjaannya baru 44,97 persren dengan pembebasan lahan 92,19 persen,”tuturnya.

Kata Made, nantinya kapasitas Bendungan Ciawi dapat menampung air 6,5 juta meter kubik dengan debit banjir 111,75 meter kubik per detik.

“Untuk anggaran mencapai 798,7 miliar dengan batas akhir proyek Mei 2021,”tutur Made.

Sementara Bendungan Sukamanah kata dia, pengerjaannya sudah 37 persen dengan pembebasan lahan 90,31 persen.

“Untuk daya tampung mencapai 1,68 juta meter kubik dengan debit banjir 15,4 meter kubik per detik dengan anggaran Rp 453,66 miliar dengan target pengerjaan Pebruari 2021,”katanya.(Ded)

Anda mungkin juga berminat