Cuma Hal Sepele, Residivis Narkoba Tega Aniaya Istri

324

LHOKSUKON,(Garudanews.id) – Entah apa yang ada di benak seorang pria berinisial N (32). Ia dengan tega menganiaya istrinya sendiri yang berinisial N (26) di rumahnya. Pelaku N yang juga diketahui seorang residivis kasus narkoba tega aniaya istri karena hal sepele. Korban asal desa Kota Panton labu kecamatan Tanah Jambo Aye kabupaten Aceh Utara kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya kepada Polres Aceh Utara.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Adhitya Pratama menuturkan bahqa tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT) ini pertama kali terjadi pada hari Sabtu tanggal 30 Nopember 2019 lalu  sekira pukul 19.00 Wib. saat itu Korban (S) sedang berada dirumah karena dalam keadaan sakit setelah melahirkan 7 hari.

“Saat itu N mengajak Korban untuk pergi kerumah orang tua N namun korban mengatakan ianya tidak sanggup pergi keluar rumah karena baru selesai melahirkan dan saat itu membuat N marah dan memukuli Korban dengan menggunakan tangannya dan menyeret korban,” Jelas Adhitya pada Rabu (19/02).

Penganiayaan tersebut juga kembali terjadi Pada hari Jumat tanggal 31 Januari 2020, sekitar pukul 12.00 Wib, saat itu korban sedang berada dirumah menggendong anaknya.

Tiba – tiba datang suami nya ( N ) dari belakang dan langsung menendang punggung korban hingga korban terjatuh bersama anaknya dilantai, Kemudian memukul kepala dan badan korban menggunakan tangannya.

Atas perlakuan tersebut Korban melaporkan tindakan suaminya (N) tersebut ke pihak polres Aceh Utara dengan nomor : LP / 162 / XI / Res.1.24 / 2019 / Aceh / Res Aut / SPKT, 06 Desember 2019. Dan Laporan Polisi Nomor : LP / 08 / I / Res.1.24 / 2020 / Aceh / Res Aut / SPKT, 31 Januari 2020.

“Berdasarkan Bukti permulaan yg cukup Pada Selasa, (18/02/2020) sekira pukul 11.30 Wib, Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara mendapatkan Informasi bahwa N sedang berada dirumahnya, kemudian Personil Unit PPA dibantu Personil Polsek Tanah Jambo Aye melakukan penangkapan terhadap pelaku”, ungkap Adhitya.

Pelaku yang juga suami korban tersebut kemudian diamankan oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat (1) dari UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga / KDRT Jo Pasal 351 KUHP dengan ancaman sepuluh Tahun Penjara. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat