Istana Bantah Adanya Isu Reshuffle di Kabinet Indonesia Maju

224

JAKARTA (Garudanews.id) –  Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman membantah isu reshuffle di Kabinet Indonesia Maju.

“Tidak ada rencana reshuffle,” ucap Fadjroel saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Menurut dia, Jokowi mempersilahkan para menterinya dalam melaksanakan setiap program kerjanya. Meski begitu, Jokowi tetap rutin mengevaluasi rencana kerja mereka.

“Semua menteri dipersilakan melaksanakan rencana kerjanya, dan presiden memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masing-masing,” jelasnya.

Serbelumnya,  isu itu pertama kali digulirkan salah satu relawan pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi Dede Budhyarto melalui akun Twitternya, @kangdede_78.

Dede menulis sebuah cuitan ihwal pertemuannya dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor pada Selasa (18/2/2020). Saat itu, Jokowi bertemu dengan influencer dan para artis yang mendukung dirinya beberapa waktu lalu.

Dede menulis jika Jokowi akan melakukan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju. Dia menyebut kalau menteri yang kinerjanya tidak memuaskan akan ‘dicukupkan’.

“Pengen cerita hasil pertemuan dengan Presiden @jokowi, eh pulang dari Istana Bogor malah sakit. Intinya bakal ada resafel tunggu saja yah. Menteri yg kinerjanya ndak bagus klen bakalan dicukupkan,” tulis Dede.

Merespon hal itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman menepis kabar tersebut. Dia menegaskan tidak ada rencana reshuffle dalam Kabinet Indonesia Maju.

dipersilakan melaksanakan rencana kerjanya,” kata Fadjroel kepada wartawan, Jumat (21/2/2020).

Fadjroel menyebut Presiden Jokowi selalu memantau dan mengevaluasi kinerja para menterinya. Jadi, tidak ada wacana reshuffle menteri.

“Presiden memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masing-masing,” pungkasnya.

 

Anda mungkin juga berminat