Kadinsos Pantau Pelaksanaan Penyaluran Bahan Pokok di Agen E-Warung

250

SUMBAWA (Garudanews.id) –Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Sumbawa turun langsung memantau pelaksanaan penyaluran bantuan bagi keluarga penerima manfaat sembakau program keluarga harapan (PKH) di agen E-Warung Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu, Sabtu, (15/2/2020).

Ahmad Yani selaku Kadisos Kabupaten Sumbawa mengapresiasi pelaksanaan penyaluran sembakau di agen E-Warung.

“Perlu diketahui kalau tahun sebelumnya program ini bernama Operasi Pasar (OP) 2015 Raskin 2016/217, Rastra, 2018 Bantuan pangan Non tunai (BPNT) 2019 sembakau 2020. pada intinya program yang sama hanya terjadi perubahan nama dan peningkatan jumlah bantuan,” jelas Kadis.

Menurutnya, penyaluran sembako ini dilakukan setiap bulan. Di bulan Februari ini merupakan penyaluran tahap dua.

Berdasarkan hasil riset sejak program ini berjalan telah memberikan manfaat bagi penurunan angka kemiskinan secara nasional yakni mencapai angka 13 sampai dengan14 persen.

Karenanya sambung Kadis, Dinas sosial sangat berkepentingan untuk memprogres data PKH ke kementerian agar kemiskinan konsisten tertangani.

Di samping itu Kadis juga mengungkapkan bahwa BPJS sekarang sedang di-update. “Itu disampaikan sehubungan dengan adanya kartu serupa yang sedang dinonaktifkan,” ujar Kadis.

Kadis mengungkapkan, substansi program tersebut sebagai wujud kehadiran negara dalam menuntaskan kemiskinan, tukas Kadis

Sementara Camat Moyo Hulu, Ulumuddin, mengatakan bahwa penerima manfaat sembako ini bagi masyarakat dengan syarat regulasi dinyatakan layak sehingga tidak boleh ada penerima diluar ketentuan aturan yang ada.

Camat menyampaikan ucapan terimakasih kepada TSK selaku pendamping PKH bisa mengawal program ini dengan cara memastikan ketepatan sasaran sesuai aturan jangan sampai terjadi penyimpangan.

Ia mengharapkan kepada penerima manfaat bisa memanfaatkan secara baik dan benar keberadaan program ini.

“Kita sangat bersyukur atas program ini, namun demikian tidak harus kita bergantung kepada bantuan selamanya,” pesan Camat.

Dengan adanya program ini, sambungnya tidak ada alasan masyarakat tidak bisa makan. Sehingga diharapannya tidak ada masyarakat yang terkena penyakit stunting akibat dari tidak makan.

“Ini artinya, terang Camat pemerintah ingin memastikan masyarakat terhindar dari penyakit stunting,” katanya.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah desa (Pemdes) berperan aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait adanya persoalan ada yang dapat dan tidak dapat bantuan PKH.

“Ada 102 keluarga penerima manfaat sembakau dibawah E-Warung Desa Batu Tering, sebut TKSK Kecamatan Moyo Hulu Topan Sopian,” imbuh Camat. (hrm/hnn)

Anda mungkin juga berminat