Kurangnya Ruang Terbuka Hijau Diduga Penyebab Parahnya Banjir Bekasi

199

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – Hujan yang mengguyur kota Bekasi sejak semalam, mengakibatkan beberapa titik di kota Bekasi kembali tergenang air akibat banjir. Salah satunya ialah jalan Kalimalang tepatnya di kolong tol Caman, Jakasampurna, Bekasi Barat.

“Yang pertama adalah memang kapasitas pompa yang ada semakin lama tidak mampu padahal pompa ini sudah baru, namun ternyata kapasitasnya masih kurang, saya juga berpesan kepada kita bersama-sama untuk tidak membuang sampah di jalan, pada saat tarikan pertama yang masuk adalah sampah dan kemudian menyumbat pompa,” kata Wakil Walikota Bekasi saat meninjau lokasi banjir di kolong tol Caman pada Selasa (25/02).

“Lokasi ini menjadi sentral air mengalir karena paling rendah jadi lokasi berkumpulnya air, kita kan terkendala dengan tingginya jalan tol,” tambahnya.

Beberapa titik yang terkena banjir diantaranya villa Taman Kartini, perumahan Nasio Indah Jatiasih dan lainnya. Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto bersama Kapolres Metro Bekasi kota Kombes Pol. Wijonarko dan Wakapolrestro Bekasi kota AKBP. Eka Mulyana meninjau lokasi banjir.

Ketinggian air 80 hingga 100 meter terjadi di 35 titik wilayah kota Bekasi yang terdampak banjir di hampir 12 Kecamatan. Banjir kali ini mengingatkan kita pada banjir awal tahun 202 yang terbilang mencakup 85 persen, banjir kali ini 65 persen melanda kota Bekasi.

Mengatasi banjir, pemkot Bekasi juga mengerahkan 23 pompa portabel yang disebar ke seluruh wilayah banjir.

“Kita sudah siapkan dapur umum dan posko yang sudah kita sentralisasi di Pemkot Bekasi,” katanya

Berkurangnya ruang terbuka hijau di kota Bekasi disinyalir sebagai salah satu dampaknya. Karena tidak ada lagi lahan serap air yang mestinya dapat mengurangi genangan air sebagai daerah resapan.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi kota Kombes Pol. Wijonarko menuturkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan rekayasa arus lalu lintas akibat banjir yang terjadi di Kalimalang.

“Saat ini kita juga melakukan rekayasa arus lalu lintas tepatnya di kolong tol Caman Kalimalang, dimana lalu lintas dari arah Jakarta ke Bekasi tepat mengarah ke kolong Caman kita belokan ke kiri mengarah ke kota Bintang selanjutnya menuju Kalimalang,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat mencari jalan alternatif karena jalan Kalimalang arah ke kota Bekasi tertutup oleh genangan air.

“Kami juga berharap kepada masyarakat melalui jalan ini agar bersabar karena terjadi antrian cukup padat, namun kalau ada jalan lain silahkan untuk memakai jalan lain,” tambahnya

Polres Metro Bekasi juga berkoordinasi dengan instansi lain dalam mengevakuasi warga korban banjir yang terjebak di rumahnya.

“Kita menempatkan personil baik dari unsur kepolisian kemudian berkoordinasi dengan BPBD, TNI dan kami prioritaskan kepada anak-anak, lansia dan wanita,” pungkasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat