Mendikbud Minta Pihak Sekolah Mengutamakan Keselamatan Siswa

181

SLEMAN (Garudanews.id) –  Insiden terseretnya ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman yang mengakibatkan korban jiowa akibat arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) kemarin, menjadi perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Mantan Bos Gojek itu juga meminta pihak sekolah mengutamakan keselamatan siswa saat melakukan kegiatan di luar sekolah.

“Sekolah harus benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Itu yang terpenting. Jadi harus dipertimbangkan secara matang,” katanya di Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Nadiem mengatakan telah meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah bersama tim dari Inspektorat Jenderal menyelidiki kejadian kecelakaan yang menimpa siswa SMPN 1 Turi di Sleman.

Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah berada di Sleman untuk memantau penanganan korban kecelakaan tersebut.

“Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi,” kata Nadiem.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, menyatakan sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi mengalami kecelakaan saat mengikuti kegiatan susur Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan sembilan siswa meninggal dunia dan 23 siswa terluka. Selain itu masih ada satu siswa yang belum ditemukan. (ktd/yan)

Anda mungkin juga berminat