Polsek Tambun Bekuk Dua Tersangka Peredaran Upal 

231

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Tim Buser Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun bersama Tim Cobra Polres Metro (Polrestro) Bekasi berhasil membekuk dua orang tersangka peredaran uang palsu (upal). Hal itu terungkap dalam konferensi pers di Mapolsek Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2/2020) sore. 

Kapolsek Tambun, Kompol Siswo menerangkan, berawal dari laporan masyarakat ada  seorang tersangka berinisial (Rf) membeli sabun ke sebuah warung menggunakan uang palsu Rp20 ribu, lalu pemilik warung mengeluarkan uang kembalian Rp14 ribu.

Atas laporan tersebut tim dari Buser Polsek Tambun dan Tim Cobra Polres Metro Bekasi bergerak cepat dan berhasil menangkap salah satu tersangka (RF).

“Dari hasil penggeledahan terdapat barang bukti sejumlah Rp700 ribu uang palsu dengan pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu dan Rp10 ribu di dalam dompet tersangka yang siap diedarkan serta uang asli dari kembalian,” ungkapnya.

Dari hasil penyidikan dan pengembangan tersangka lainnya, tersangka yang lain AA dapat diamankan beserta barang bukti alat cetak uang palsu di kediamannya di wilayah penggilingan Jakarta Timur.

“Kedua tersangka dapat dijerat UU RI  No.7 Tahun 2011 tentang mata uang,
Pasal 224 KUHPidana dan Pasal 245 KUHP, dengan pidana 15 tahun penjara,” jelas Kompol Siswo.

Sementara itu, saat diwawancarai awak media, tersangka RF dan AA mengatakan, dirinya mengakui mencetak uang palsu dengan pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu sudah dilakukan selama tiga tahun dan sengaja mengedarkan dengan cara membelanjakan uang palsu tersebut ke warung untuk membeli rokok, sabun selanjutnya uang kembalian tersebut dibagi rata untuk kebutuhan sehari-hari. (red)

Anda mungkin juga berminat