Sandiaga Uno Tolak Tuntutan Aksi 212 Soal Pencopotan Ahok dari Pertamina

194

JAKARTA (Garudanews.id) –  Mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahudin Uno menolak mentah tuntutan massa demonstrasi Aksi 212 di Jakarta, kemarin, yang menginginkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dicopot dari jabatannya sebagai salah satu komisaris PT Pertamina.

“Jadi, mari kita beri kesempatan beliau bekerja, kita beri support. Kita juga harapkan kedaualatan energi Indonesia, baik energi hadro karbon maupun energi baru terbarukan, bisa tercapai di lima tahun ke depan,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai ini di Rumah Siap Kerja, Jakarta, Sabtu, (22/2/2020).

Menurut dia, Ahok sudah memulai kinerjanya di Pertamina dengan baik dan transparan. Apalagi Ahok memiliki rekam jejak di pemerintahan maupun di dunia usaha sebelumnya.

Dengan modal pengalaman Ahok di pemerintahan dan bisnis itu, Sandiaga berharap sang mantan gubernur DKI Jakarta bisa membenahi PT Pertamina hingga menjadikan perusahaan itu lebih maju. Sebab, Pertamina adalah koorporasi terbesar yang dimiliki Indonesia.

Soal dugaan korupsi yang dilakukan Ahok, ia menyebut hal itu masuk ke ranah hukum. Ia juga menilai masukan soal pemberantasan korupsi harus ditempatkan secara proporsional.

“Saya sudah sampaikan juga pada pimpinan-pimpinan, elit, adalah penanganan kasus-kasus korupsi, karena dikhawatirkan banyak kasus korupsi tidak dilanjutkan, dan harapan masyarakat justru ada penguatan dari pemberantasan korupsi,” katanya.  (Viv/Red)

Anda mungkin juga berminat