Setelah Diserbu Burung Gagak, China Dihebohkan Kehadiran Nyamuk Raksasa

3.027

WUHAN (Garudanews.id) – Pasca merebaknya virus Corona yang melanda Kota Wuhan Provinsi Hubei China, media sosial di negara tirai bambu itu baru baru ini dihebohkan denga serbuan burung gagak di kota tersebut.

Tak hanya ribuan gagak yang berdatangan di Wuhan dan beberapa kota lainnya di Provinsi Hubei, netizen China juga melaporkan adanya nyamuk raksasa yang menyerbu kota-kota yang pernah diklaim oleh presidennya sebagai negara raksasa itu.

Namun, terkait dengan fenomena itu, masih belum ada bukti ilmiah yang kuat mengenai keterkaitan antara virus Corona dan serbuan burung gagak dan nyamuk raksasa ke Kota Wuhan tersebut.

Dilansir dari The Epoch Times, seorang penduduk Beijing mengklaim bahwa dirinya telah melihat sejumlah besar nyamuk “raksasa” yang berkerumun di jalan raya distrik Haidian.

The Epoch Times merupakan sebuah media berita swasta yang menyediakan berita-berita tentang kejadian di China yang bebas sensor.

Meski membuat geger di awal Februari, penampakan ribuan gagak dan nyamuk raksasa ternyata telah beredar di Weibo sejak akhir Januari 2020.

Sebelumnya, terdapat sebagian besar video yang menampakkan ribuan burung gagak di Yichang, Jingzhou, Hanchuan, dan Wuhan, kota-kota yang berada di Provinsi Hubei.

Seperti diketahui, Wuhan merupakan ibu kota Hubei, tempat di mana virus corona baru pertama kali dideteksi.

Tak hanya pada kota-kota di Hubei, ribuan gagak juga ditemukan di Beijing.

Seorang netizen dari Beijing menulis ,”Saya melihat kawanan gagak yang lebih besar di distrik Haidian Beijing. Setidaknya ada 1.000 gagak”.

Menurut laporan dari Daily Star, dalam budaya China, gagak sering melambangkan nasib buruk atau kematian sehingga rekaman yang beredar cukup mengundang narasi ketakutan.

Banyak netizen yang menghubungkan fenomena tersebut dengan virus corona.

Mereka berpendapat bahwa hewan-hewan tersebut bisa “mencium” aroma kematian dari para korban virus corona yang hampir meninggal di mana bau itu hanya bisa dicium oleh burung gagak. (Red)

Anda mungkin juga berminat